Banser Dianiaya saat Tolak Ustaz Syafiq Riza Basalamah, GP Ansor Lapor Polisi
ยทwaktu baca 4 menit

GP Ansor Surabaya melaporkan dugaan penganiayaan dalam aksi menolak kehadiran Ustaz Syafiq Riza Basalamah di acara tablig akbar di Masjid Assalam Purimas, Surabaya, Kamis (22/2).
Mereka melaporkan jemaah Masjid Assalam yang terlibat kericuhan saat aksi penolakan ke Polrestabes Surabaya.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono, membenarkan pihaknya mendapat laporan tersebut pada Jumat (23/2) dini hari.
"Betul (GP Ansor Surabaya melapor)," ujar Hendro kepada kumparan, Jumat (23/2).
Polisi saat ini masih mendalami laporan tersebut. "Ditangani secara profesional, objektif sebagaimana semestinya," ucapnya.
Terpisah, perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Surabaya, Rafiqi Anjasmara, mengatakan laporan itu terkait kericuhan di Masjid Assalam Purimas, Kamis (22/2) malam. Menurutnya, anggota Banser dan Ansor dikeroyok.
"Sahabat-sahabat Banser dan Ansor ada di lokasi terkena pemukulan atau pengeroyokan," kata Rafiqi.
Rafiqi menerangkan, empat anggota Banser dari GP Ansor Surabaya telah menjalani visum, sebagai bukti kekerasan.
Selain itu, pihaknya juga menyerahkan sejumlah alat bukti untuk bahan penyelidikan polisi.
"Sebetulnya banyak, hanya saja yang kita visum empat orang. (Bukti) yang pertama karena ini pengeroyokan atau pemukulan ada laporan visum. Yang kedua, ada video bukti kejadian ataupun pemukulan. Yang ketiga ada saksi juga," terang Rafiqi.
Ia menjelaskan, hal yang memicu kericuhan tersebut yakni saat para Banser tengah salat di Masjid Assalam, namun ditolak oleh para jemaah masjid tersebut.
"Yang kedua, setelah adanya salat Maghrib berjemaah di masjid tersebut ada loudspeaker yang menjelaskan bahwa acara akan dilanjutkan," jelasnya.
Dari situlah terjadi ketegangan antara Banser dengan jemaah Masjid Assalam hingga berujung kericuhan.
"Sahabat-sahabat Banser pada prinsipnya tidak melakukan tindakan yang provokatif atau anarkis. Tetapi mereka yang melakukan seperti itu. Akhirnya kita bukan menyerang balik secara fisik tetapi kita melaporkan mereka. Kita sesuai proses hukum yang ada," pungkasnya.
Langgar Kesepakatan
Ketua PAC GP Ansor Gunung Anyar Surabaya, Asyiqun Nahdli, menyebut pihaknya telah melakukan mediasi dengan jemaah Masjid Assalam Purimas di Polsek Gunung Anyar untuk tidak melanjutkan acara yang dihadiri oleh Ustaz Syafiq Riza.
Namun, dari pihak jemaah Masjid Assalam Purimas masih tetap menggelar acara kajian tersebut.
"Awalnya penolakan terus kita mediasi di polsek, kita menemukan kesepakatan tapi kesepakatan itu dilanggar. Awalnya sepakat bahwa acara ini dibatalkan ternyata di media sosial mereka masih framing bahwa acara ini tetap berlanjut," ujar Asyiqun, Kamis (22/2).
Banser dari GP Ansor Gunung Anyar pun akhirnya mendatangi tempat acara tersebut. Di situ terjadi ketegangan hingga berujung ricuh. Asyiqun menyampaikan, kericuhan terjadi dua kali, yakni sekitar pukul 17.00 WIB dan pukul 18.30 WIB.
Asyiqun mengatakan, alasan pihaknya menolak acara kajian oleh Ustaz Syafiq itu lantaran terindikasi radikal.
"Sedangkan wilayah Gunung Anyar merupakan lumbung pesantren, gudangnya ulama dengan karakter Nahdliyin," kata dia.
Pernyataan Ustaz Syafiq Riza Basalamah
Ustaz Syafiq Riza Basalamah adalah ulama terkemuka bermanhaj Salafi bergelar doktor. Pengajiannya selalu ramai didatangi jemaah. Saluran YouTube resminya diikuti 1,4 juta subscriber. Akun Instagramnya diikuti 2,1 juta follower.
Menyusul aksi penolakan dari Banser, Ustaz Syafiq menyatakan acara yang sedianya mengundangnya sebagai penceramah dibatalkan.
"Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, jemaah rahimakumullah buat teman-teman yang udah di Masjid Salam. Ana berangkat tadi jam 1 [siang] udah nyampek sebelum maghrib dengan harapan bisa isi kajian. Tapi ternyata takdir Allah berkata lain. Maka ana mohon maaf atas ketidaknyamanan ini buat teman-teman semuanya," demikian pernyataan Syafiq Riza Basalamah di akun resminya Instagram @syafiqrizabasalamah_official, Kamis (22/2).
"Tapi yang jelas langkah antum ke rumah Allah capek, lelah, dan detik-detik yang antum luangkan untuk hadir di kajian itu akan ditulis pahala buat antum insyaallah. Dan semoga diangkat derajat antum dan diantarkan ke surga Allah. Insyaallah kita bertemu di lain waktu dan semangat ya, Ramadan udah deket semoga Allah menyampaikan kita ke bulan Ramadan dan semoga Allah berikan hidayah kepada teman-teman kita yang masih mungkin belum paham. Berbaik sangka kepada mereka," lanjutnya.
