Bantu Korban Gempa Cianjur, Muhammadiyah Kirim Relawan hingga Tim Medis

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) berikan layanan kesehatan untuk penyintas erupsi Gunung Semeru.  Foto: Dok. MDMC
zoom-in-whitePerbesar
Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) berikan layanan kesehatan untuk penyintas erupsi Gunung Semeru. Foto: Dok. MDMC

Muhammadiyah menerjunkan relawan untuk membantu para korban yang terdampak gempa di 5,6 magnitudo di Cianjur, Jawa Barat.

Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, mengatakan relawan langsung bergerak ke lokasi pada Senin (21/11) sore.

"Hari ini Allah memberikan satu cobaan kita bersama dengan adanya gempa di Cianjur. Untuk itu saya Budi Setiawan, Ketua MDMC, meminta kepada relawan di Cianjur dan Jawa Barat untuk segera berkoordinasi untuk melakukan respons cepat," jelas Budi dalam keterangan tertulisnya.

Lanjutnya, tim asistensi juga ditugaskan untuk membantu MDMC wilayah Jawa Barat dan Cianjur.

“MDMC Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan segera menuju ke lokasi untuk melakukan pengembangan, kegiatan dan respons," ujarnya.

Warga Muhammadiyah juga diminta untuk membantu para korban dan penyintas gempa yang ada di Cianjur.

Warga di Cipanas, Jawa Barat, dievakuasi ke masjid antisipasi gempa susulan. Kondisi mati listrik, warga pakai beberapa lampur darurat. Foto: Dok. Istimewa

Tim Medis juga Diterjunkan

Selain relawan, MDMC PP Muhammadiyah juga menerjunkan tim medis. Mereka berasal dari RS Muhammadiyah Bandung dan RSI Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Setiap rumah sakit menerjunkan 5 personil. Terdiri dari 1 dokter, 2 perawat, 1 tenaga farmasi dan 1 logistik.

Ade Irvan Nugraha, Sekretaris MDMC Jawa Barat mengatakan bahwa telah didirikan pula Pos Pelayanan (Posyan) di Islamic Centre Muhammadiyah Jl. Cilengsar No. 10 Cipanas.

"Relawan Muhammadiyah Cianjur sudah bergerak, Pos Koordinasi (Poskor) di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cianjur," ujarnya.