BAPETEN Periksa Sejumlah Warga di Sekitar Lokasi Penemuan Radioaktif

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekretaris utama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Hendriyanto.
 Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sekretaris utama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Hendriyanto. Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan

Ditemukannya limbah radioaktif di salah satu lahan kosong di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan, membuat Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mengecek kondisi sejumlah warga sekitar. Langkah ini merupakan antisipasi dan mitigasi dari temuan radioaktif yang cukup tinggi.

"Kesehatan warga kita melakukan paralel. Jadi saat ini sudah ada beberapa (warga) sudah kita sampling itu juga dengan laboratorium BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional)," ujar Sekretaris Utama BAPETEN, Hendriyanto Hadi Tjahyono, di lokasi, Sabtu (15/2).

Hendriyanto menyebut tidak seluruh warga di sekitar lokasi yang diperiksa. BAPETEN, kata dia, hanya mengambil sample dari 5 hingga 6 warga sekitar. Sample tersebut tengah diuji di laboratorium BATAN untuk mengetahui apakah paparan radioaktif tersebut memengaruhi kesehatan warga.

Gris polisi di lokasi penemuan Limbah Radioaktif di Perumahan Batan Indah. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

"Kita sudah melakukan sampling beberapa warga di sini. Yang kita uji apakah sampai terkontaminasi atau ke warga tersebut," ucapnya.

Meski demikian, ia meminta warga sekitar agar tidak perlu khawatir. Sebab BAPETEN sudah mengangkat 5 titik sumber radioaktif di lokasi tersebut. Terlebih, kondisi air di sekitar lokasi juga tidak terkontaminasi.

"Warga ya tenang-tenang saja, warga enggak ada apa-apa, yang penting warganya jangan masuk situ (lokasi yang dilarang masuk). Air sudah kita cek, negatif," ucapnya.

kumparan post embed