BAPETEN Temukan Sumber Radioaktif di Tangsel: Kapsul Sebesar Kelingking

kumparanNEWSverified-green

comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lokasi penemuan Limbah Radioaktif di Perumahan Batan Indah. Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi penemuan Limbah Radioaktif di Perumahan Batan Indah. Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) langsung menyisir lokasi ditemukannya radioaktif cukup tinggi di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan. BAPETEN dan tim juga menemukan benda diduga sumber penyebab radioaktif di lokasi itu tinggi.

"Mungkin ya, kalau saya tidak salah itu bentuknya seperti kapsul sekelingking di dalamnya serbuk," kata Indra Gunawan, Kepala Biro Hukum Kerjasama Dan Komunikasi Bapeten, di Kompleks Batan Indah, Serpong, Sabtu (15/2).

"Saat kita temukan bentuknya sudah seperti ini," kata Indra sembari mengambil sebuah serpihan kerikil.

Berdasarkan uji laboratorium yang dilakukan BAPETEN, salah satu jenis radioaktif telah diketahui, yaitu Cs-137 atau Cesium 137.

Lokasi penemuan Limbah Radioaktif di Perumahan Batan Indah. Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan

Indra menjelaskan, tim menemukan benda itu saat menggali tanah yang terkontaminasi radioaktif di Tangsel. Saat ini, barang tersebut sudah diangkut ke laboratorium teknik milik BAPETEN. Penelitian segera dilakukan di laboratorium, untuk menemukan asal dan usia barang.

"Yang jelas kita sudah angkat dibawa dan kemudian dilakukan olah teknis di lab teknik BATAN dari hasil itu mudah-mudahan kita bisa menemukan ID dan seterusnya sehingga busa diketahui info barang darimana," kata Indra.

Lokasi penemuan Limbah Radioaktif di Perumahan Batan Indah. Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan

Indra juga memastikan, tidak mungkin kompleks ini dijadikan tempat pembuangan limbah. Lokasinya yang dekat dengan perumahan sehingga jelas dilarang membuang limbah yang menimbulkan radioaktif.

"Enggak boleh mas, ini perumahan warga, enggak boleh ada barang itu di sini," tutupnya.

kumparan post embed

Radiasi radioaktif ditemukan ketika BAPETEN melakukan uji fungsi rutin pemantauan radioaktivitas lingkungan di area Jabodetabek. Uji fungsi dilakukan di wilayah Pamulang, Perumahan Dinas Puspitek, Daerah Muncul dan Kampus ITI, Perumahan Batan Indah, dan Stasiun KA Serpong.

BAPETEN telah mengambil sampel vegetasi, tanah, dan air sumur di sekitar lokasi untuk memastikan kemungkinan terjadinya kontaminasi silang/terjadi pencemaran. Sementara tim BATAN telah melakukan kegiatan dekontaminasi dengan melakukan pengerukan tanah dan pemotongan pohon/tanaman, dengan didampingi tim BAPETEN.

BAPETEN meminta warga sekitar agar tidak mendekat ke sekitar lapangan voli blok J yang ditemukan radiasi radioaktif yang tinggi itu. Selain itu tim im BATAN juga akan melakukan pemeriksaan Whole Body Counting (WBC) terhadap beberapa warga di sekitar lokasi.