Bareskrim Ancam Pidanakan Pihak yang Bantu Sembunyikan Harta Indra Kenz
·waktu baca 2 menit

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyatakan Indra Kenz tidak kooperatif saat menjalani pemeriksaan sebelum ditetapkan sebagai tersangka kasus aplikasi trading Binomo.
Indra Kenz diduga menghilangkan beberapa barang bukti serta ada tim nya yang juga diduga untuk dilibatkan dalam menyembunyikan uang dan rekening milik Indra.
Terkait hal itu, Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan mengatakan jika tim Indra Kenz terbukti membantu menghilangkan barang bukti dapat dijadikan tersangka.
“Kalau memenuhi dua alat bukti [bisa jadi tersangka],” kata Whisnu kepada wartawan, Kamis (17/3).
Berbeda dengan Doni Salmanan, kata Whisnu, Indra Kenz tidak terbuka saat diberi beberapa pertanyaan oleh penyidik, malah justru menghambat proses penyidikan.
“Beda dengan Doni. Kalau Doni semua dia terus terang,” ungkapnya.
“IK [Indra Kenz] tidak koperatif dengan menghilangkan barang bukti, seolah diajarkan memindahkan uang dari rekening satu ke rekening lain agar tidak terlacak,” tambahnya.
Kini, penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri akan memanggil dan melakukan pemeriksaan kepada Fakar Suhartami yang diduga sebagai guru dari Indra Kenz pekan depan.
“Ini kan kita mau panggil Fakar, minggu depan kita sudah panggil,” kata Whisnu kepada wartawan, Kamis (17/3).
Selain itu, Whisnu enggan menanggapi dengan detail terkait dugaan Fakar juga yang mengajarkan Indra Kenz untuk memindahkan rekening sebelum ditetapkan sebagai tersangka. Sebab, harus dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Mungikin ya, kita tidak bisa menyimpulkan secara langsung ya,” jelasnya.
Sebelumnya, Whisnu mengatakan saat dilakukan penyitaan rekening bank milik Indra Kenz, penyidik menduga beberapa rekening lainnya sudah dipindahkan. Sebab, isi rekening yang disita hanya senilai Rp 1,8 miliar.
“Pada saat kita mau sita, dia kan rekeningnya sudah sedikit. Sudah ada yang ajarin tuh, cuma Rp 1,8 miliar rekeningnya tuh, sudah dipindahin,” kata Whisnu.
Terkait hal itu, Whisnu menjelaskan akan berkoordinasi dengan PPATK guna melacak kemana saja perginya rekening Indra Kenz yang diduga telah dipindahkan.
“Kita lagi minta bantuan PPATK buat melacak rekeningnya ke mana aja. Kita engga bisa buka rekening kan, yang bisa PPATK,” jelasnya.
“Nanti dari PPATK kita dapat tuh transaksinya kemana, lalu kita cek, gitu,” pungkasnya
