Baru 8 Bulan Menjabat, PM Pantai Gading Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari Pantai Gading. Perdana Menteri Hamed Bakayoko meninggal dunia pada usia 56 tahun.
Bakayoko meninggal di Jerman pada Rabu (10/3) atau beberapa hari setelah dirinya merayakan ulang tahun. Selain itu, ia baru delapan bulan menjabat sebagai perdana menteri.
Dikutip dari Reuters, Kamis (11/3), Bakayoko meninggal karena kanker. Ia diangkat sebagai perdana menteri pada Juli 2020 menggantikan pendahulunya Amadou Gon Coulibaly yang meninggal dunia.
“Akan sulit menggantikannya karena kedudukannya, caranya melakukan sesuatu (luar biasa),” kata seorang warga bernama Abdijan Maturin Bamouni.
“Bahkan ketika menangani bukan masalah politik, dia masih berhasil menyelesaikan masalah,” tambah dia.
Bakayoko sendiri dipilih langsung oleh Presiden Alassane Ouattara sebagai perdana menteri. Ia merupakan PM Pantai Gading kedua.
Sebelum meninggal, pada Senin (8/3), Ouattara telah menunjuk Kepala Staf Patrick Achi sebagai perdana menteri sementara. Sebab Bakayoko harus dirawat di rumah sakit.
Kepergian Bakayoko, juga membuat kubu oposisi berduka. Sebab sosok periang itu telah menjelma sebagai tokoh perdamaian karena mampu menyelesaikan konflik dengan baik.
"Bakayoko sangat berarti bagi warga Pantai Gading, seorang menteri yang mendengarkan seluruh penduduk, bahkan oposisi," kata warga Abdijan Kevin Bigore.
Selain itu, Bakayoko juga mendapat kepercayaan dari semua pihak termasuk mantan tentara yang memberontak dan melancarkan serangkaian serangan pada 2017.
Dia mengakhiri pemberontakan dan melakukan reformasi yang membantu menjauhkan tentara dari panggung politik selama pemilihan presiden Oktober 2020.
Atas keberhasilannya itu, Bakayoko ditunjuk sebagai menteri pertahanan pada 2017. Selang tiga tahun kemudian, ia diangkat menjadi perdana menteri.
