Baru Empat Bulan Menjabat, PM Mongolia Gombojav Zandanshatar Pilih Mundur
·waktu baca 1 menit

Perdana Menteri Mongolia Gombojav Zandanshatar mengundurkan diri pada Jumat (17/10). Zandanshatar baru menjabat empat bulan.
Keputusan Zandanshatar diambil imbas hilangnya dukungan terhadap dirinya dari parlemen. Laporan pengunduran diri Zandanshatar disampaikan kantor berita China, Xinhua.
Sebelum menjadi PM, Zandanshatar pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dan ketua parlemen di Mongolia. Parlemen memecat Zandanshatar setelah menggelar pemungutan suara pada Jumat ini.
Zandanshatar (55) adalah PM ke-32 di Mongolia. Ia dilantik pada Juni 2025 menggantikan Luvsannamsrai Oyun-Erdene.
Oyun-Erdene mundur lantaran kehilangan dukungan parlemen akibat kemarahan warga terhadap korupsi merajalela. Rakyat Mongolia pada pertengahan tahun ini menggelar demo besar untuk melengserkan Oyun-Erdene.
Dikutip dari Reuters, beberapa tahun terakhir guncangan politik terjadi di Mongolia. Lemahnya perekonomian jadi pangkal masalahnya.
Dalam beberapa bulan sudah dua PM yang dilengserkan dari jabatannya di negara kaya sumber daya alam tersebut.
