Baru Sehari Menjabat, Gubernur di Meksiko Langsung Cuti karena Kasus Narkoba

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Sinaloa Ruben Rocha menyampaikan pernyataan melalui pesan video di Culiacan, Meksiko, (21/8/2026). Foto: Sinaloa Government/Handout via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Sinaloa Ruben Rocha menyampaikan pernyataan melalui pesan video di Culiacan, Meksiko, (21/8/2026). Foto: Sinaloa Government/Handout via REUTERS

Gubernur Sinaloa, Meksiko, Ruben Rocha Moya kembali mundur sementara dari jabatannya hanya sehari setelah menyatakan kembali memimpin negara bagian tersebut.

Ia tercatat baru kembali ke kursi jabatannya sebagai gubernur selama 34 jam. Rocha sebelumnya meninggalkan jabatan itu pada Mei untuk menghadapi penyelidikan jaksa Meksiko.

Kali ini, Moya meminta cuti dengan durasi tidak terbatas dan lebih dari 30 hari kepada Kongres Sinaloa pada Sabtu (22/8), dikutip dari AFP.

Keputusan itu diambil sehari setelah Rocha Moya mengumumkan dirinya kembali menjabat usai lebih dari tiga bulan mengambil cuti untuk menghadapi penyelidikan terkait tuduhan perdagangan narkoba dari Amerika Serikat (AS).

"Hari ini, saya kembali menjalankan tugas saya sebagai Gubernur Konstitusional Negara Bagian Sinaloa," tulis Rocha Moya di X pada Jumat (21/8).

X post embed

Rocha mengatakan dirinya telah menjalani penyelidikan selama 112 hari dan tidak ditemukan bukti yang menunjukkan keterlibatannya dalam tindak kriminal.

"Dengan kata lain, saya tidak melakukan kejahatan," tegasnya.

Didakwa Pemerintah AS

Reuters melaporkan pada April lalu, jaksa federal AS mendakwa Rocha Moya dan sembilan pejabat lainnya atas dugaan bekerja sama dengan faksi Los Chapitos dari Kartel Sinaloa.

Mereka dituduh membantu penyelundupan narkoba ke AS sebagai imbalan dukungan politik dan suap, menurut Reuters.

Rocha membantah tuduhan tersebut dan menyebut kasus AS sebagai serangan bermotif politik terhadap gerakan Morena yang dia dukung.

Dikritik Presiden Sheinbaum

Kembalinya Rocha Moya ke jabatan gubernur sempat mendapat respons dingin dari Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dan Partai Morena yang berkuasa.

Tanpa menyebut nama, Sheinbaum memperingatkan agar kepentingan pribadi tidak ditempatkan di atas kepentingan rakyat dan negara.

"Kekuasaan tanpa prinsip berubah menjadi kesombongan; kekuasaan tanpa batas menjadi penyalahgunaan,” tulis Sheinbaum di X.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. Foto: Henry Romero/REUTERS

Tak lama kemudian, Rocha merespons dengan pesan singkat di X.

"Sinaloa, bangsa, dan gerakan transformasi berada di atas segalanya," tulisnya.

Rocha (77), merupakan sekutu Sheinbaum dan dikenal dekat dengan mantan Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador.

Kasus ini juga muncul di tengah tekanan Presiden AS Donald Trump terhadap Meksiko untuk meningkatkan perang melawan perdagangan narkoba.

Trump bahkan berulang kali menuding politikus Meksiko memiliki hubungan dengan jaringan kartel narkoba dan menawarkan bantuan militer kepada pemerintahan Sheinbaum. Namun, Sheinbaum menolak intervensi militer AS di negaranya.