Basarnas Siapkan Operasi Pengangkatan KM Virgo Transport

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Operasi Basarnas, Laksma TNI Rudhi Bramantyo di Posko Nasional SAR KM Virgo, Kamis (17/9) Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Operasi Basarnas, Laksma TNI Rudhi Bramantyo di Posko Nasional SAR KM Virgo, Kamis (17/9) Foto: kumparan

Berbagai upaya terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dalam melakukan pencarian korban KM Virgo Transport 8. Hingga kini, masih ada 129 orang yang belum ditemukan Tim SAR Gabungan.

Direktur Operasi Basarnas, Laksma TNI Rudhi Bramantyo menyatakan, pihaknya sudah mendiskusikan langkah-langkah strategis lanjutan bersama sejumlah unsur terkait dan mulai mematangkan persiapan teknis pelaksanaan operasi pengangkatan kapal (salvage).

“Malam ini juga akan digeser perlengkapan-perlengkapan dari pihak owner, dalam hal ini untuk melaksanakan operasi salvage seperti yang saya sampaikan di awal,” ujar Rudhi saat memberikan keterangan pers di Posko SAR Nasional KM Virgo Transport 8, Kamis (17/9) malam.

Operasi salvage merupakan serangkaian tindakan penyelamatan yang dilakukan terhadap kapal yang mengalami kecelakaan, tenggelam, terbalik, kandas, atau berada dalam keadaan bahaya di perairan.

Gambar udara kapal penumpang Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Foto: BASARNAS via REUTERS

“Operasi tersebut mencakup tindakan teknis yang kompleks, mulai dari membalikkan posisi kapal, menyelam ke bagian bangkai kapal, mengakses bagian interior kapal, hingga menarik atau memindahkan struktur kapal yang berat menggunakan peralatan khusus bawah air.” Ungkapnya.

Adapun teknis bagaimana dan peralatan seperti apa yang akan digunakan Basarnas dalam operasi salvage tersebut, Rudhi Bramantyo tidak menjelaskan secara detail.

“Yang jelas semoga besok kita sudah bisa melakukan operasi pengangkatan ini” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan empati mendalam kepada pihak keluarga korban yang telah menanti kepastian hingga hari kelima operasi.

Pihak Basarnas memohon doa serta dukungan moral dari seluruh lapisan masyarakat agar operasi penyelamatan dapat berjalan lancar dan membuahkan hasil yang optimal.

“Kami sangat berharap support, doa, dan dukungan dari rekan-rekan semua, termasuk juga khususnya kita bisa memahami kondisi keluarga korban yang saat ini juga sudah menunggu sampai dengan hari kelima ini. Harapan saya, kami, dan mungkin kita semua agar operasi salvage ini juga bisa berjalan dengan cepat,” tutupnya.