Bayi di Makassar Dianiaya Pacar Ibu Kandungnya hingga Luka-luka

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Satriani, Ibu yang bayinya dipukul oleh kekasihnya, saat melapor di SPKT Polsek Panakkukang. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Satriani, Ibu yang bayinya dipukul oleh kekasihnya, saat melapor di SPKT Polsek Panakkukang. Foto: Dok. Istimewa

Seorang bayi berusia 14 bulan dianiaya oleh kekasih ibu kandungnya hingga mengalami luka lebam di sekujur tubuh. Kasus itu dilaporkan langsung oleh ibu bayi, Satriani, di Makassar, Sulsel.

Penganiayaan terjadi di rumah kos Satriani di Jalan Haji Kalla Makassar, pada Senin (8/2) malam.

"Kasus ini sementara penyelidikan," kata Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fatur Rahman, Selasa (9/2).

Jamal menambahkan, Satriani mengaku pelaku penganiayaan tak lain adalah pacarnya sendiri yang bernama Muh Raikhan Parandi. Alasannya, karena pelaku tak tahan mendengar bayi menangis, sehingga dilakukan penganiayaan terhadapnya.

"Pelaku emosi ketika korban tengah menangis. Sehingga bayi ini dipukul, diinjak hingga dibanting," tambahnya.

Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fatur Rakhman. Foto: Dok. Istimewa
Satriani saat memperlihatkan gambar pelaku. Foto: Dok. Istimewa

Jamal menjelaskan, Satriani merupakan seorang ibu muda yang telah bercerai dan menjalin hubungan dengan Muh Raikhan atau pelaku.

"Untuk pelaku telah diidentifikasi, dia merupakan pacar ibunya sendiri. Dia tinggal serumah tanpa adanya ikatan pernikahan," jelasnya.

Kini, bayi tersebut sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) Polri Bhayangkara Makassar. Ia mengalami sejumlah luka, seperti lebam di wajah, mata, dada, hingga mulut dan jari-jarinya berdarah.

"Pelaku kini tengah dalam pengejaran petugas," tutup Jamal.

==

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona