Bayi Ditemukan di Kebun Pisang di Kudus: Dikerubungi Semut

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polsek Jati menunjukkan lokasi temuan bayi di sebuah kebun pisang di tepi jalan yang berada di Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Foto: Dok. Polres Kudus
zoom-in-whitePerbesar
Polsek Jati menunjukkan lokasi temuan bayi di sebuah kebun pisang di tepi jalan yang berada di Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Foto: Dok. Polres Kudus

Bayi laki-laki yang ditemukan di kebun pisang di Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, ternyata ditinggalkan di dalam kardus. Bahkan, bayi tersebut sempat dikerubungi semut dan masih terdapat tali pusar.

Kapolsek Jati, AKP Subkhan, membeberkan awal mula penemuan bayi itu. Saat itu ada seorang warga melewati kebun pisang. Dia mendengar ada suara tangisan bayi.

"Kemudian mengajak warga lainnya untuk mengecek. Setelah itu warga melapor ke kami," katanya saat dihubungi kumparan, Jumat (4/9) sore.

Subkhan menjelaskan, saat pertama ditemukan, bayi masih berada di dalam kardus, kondisinya dibalut kain seadanya.

"Di bagian tubuh bayi masih ada bekas darahnya juga. Dikerubungi semut juga makanya dia nangis. Bayinya juga tidak memakai pakaian. Hanya kain biasa terus dibalutkan ke bayi. Tali pusarnya masih ada," terangnya.

Bayi yang ditemukan di sebuah kebun pisang dirawat di rumah warga serta dalam penanganan Puskesmas Jati, Kabupaten Kudus. Foto: Dok. Polres Kudus

Karena bayi tersebut tak memakai pakaian, pihaknya kemudian menyambangi rumah warga di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang memiliki bayi. Kemudian, meminta satu pakaian bayi beserta selendang.

"Bayinya sudah kami evakuasi, dibantu warga dan bidan. Bayinya juga sudah saya azani. Saat ini sudah berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," jelasnya.

Pada sore hari ini, kondisi bayi yang lahir dengan berat 2,8 kilogram dan panjang 46 sentimeter itu masih dalam perawatan medis. Sementara itu, terkait tanda-tanda kekerasan, dipastikan tidak ada.

"Tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan pada bayi. Temuan barang atau surat juga tidak ada," ujarnya.

Sementara itu, terkait pelaku pembuang bayi, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Kepolisian masih mencari informasi di sekitar lokasi kejadian.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait siapa pelaku pembuang bayi karena di lokasi kejadian tidak ada CCTV," katanya.