Beberapa Penyidik Positif Corona, Sejumlah Ruangan di KPK Disemprot Disinfektan

Sebanyak 9 pegawai KPK, 4 orang non pegawai (outsourcing), dan satu orang tahanan dinyatakan positif virus corona. Diduga pegawai yang positif tersebut merupakan penyidik KPK.
Plt juru bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan usai adanya temuan kasus positif ini, sejumlah ruangan kerja penyidik di lantai tersebut disterilisasi. Tak di rinci di lantai berapa penyemprotan disinfektan dilakukan.
"Ruang kerja penyidik dipastikan sudah disterilisasi dan semprot disinfektan," kata Ali saat dihubungi, Kamis (27/8).
Ali menegaskan, meski ada kasus positif tak mengganggu proses penyidikan yang tengah dilakukan oleh penyidik KPK.
"Iya (masih berjalan), misal giat riksa saksi di lantai 2. Demikian (juga) riksa BB (barang bukti) juga di lantai lain. jadi bisa penyelesaian (diselesaikan; red)," kata Ali.
Sebelumnya, kasus positif corona ini diketahui berdasarkan tes swab yang dilakukan BBTLKPP Kementerian Kesehatan terhadap berapa pegawai dan tahanan beberapa waktu lalu.
Tidak dijelaskan kapan swab test itu dilakukan. Namun pada pertengahan Juli lalu, KPK sempat mengadakan swab test. Saat itu, KPK belum mengumumkan hasilnya.
Mereka yang dinyatakan positif itu telah dilakukan isolasi mandiri dan tindakan medis lanjutan bekerja sama dengan Puskesmas sekitar kediamannya. Sedangkan untuk tahanan, telah dilakukan isolasi dan perawatan di RS Polri.
Sebagai tindak lanjut dari adanya pasien positif corona, KPK bersama RSPAD Gatot Subroto menggelar swab test PCR kembali pada hari ini.
"Uji test Swab PCR kepada pegawai KPK termasuk pula pegawai pada Direktorat Penyidikan Kedeputian Penindakan KPK," pungkas Ali.
