Beda Versi Keterangan Pengacara Habib Bahar dan Ryan Jombang soal Perkelahian

19 Agustus 2021 7:33
·
waktu baca 6 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Beda Versi Keterangan Pengacara Habib Bahar dan Ryan Jombang soal Perkelahian (54149)
searchPerbesar
Terpidana Habib Bahar bin Smith akan dipindahkan ke Lapas Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Habib Bahar bin Smith terlibat perselisihan dengan Very Idham Henyansyah alias Ryan Jombang di Lapas Gunung Sindur, Bogor. Kalapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur Mujiarto membenarkan perihal adanya perselisihan itu.
ADVERTISEMENT
Ryan Jombang merupakan terpidana pembunuhan berantai dan mutilasi di awal tahun 2000-an. Dia dijatuhi hukuman mati, namun hingga saat ini belum kunjung dieksekusi.
Sedangkan Habib Bahar bin Smith divonis 3 tahun dalam kasus penganiayaan terhadap dua orang remaja.
Mujiarto tak menjelaskan secara rinci perselisihan yang dimaksud. Namun perselisihan itu ditengarai terkait dengan uang dan dipastikan sudah rampung.
Di sisi lain, pengacara Habib Bahar dan pengacara Ryan Jombang justru menjelaskan penyebab perkelahian yang berbeda. Adapun pengacara Ryan Jombang menyebut akan melaporkan Habib Bahar ke Bareskim Polri terkait insiden tersebut.
Berikut perseteruan Habib Bahar dan Ryan Jombang serta pernyataan dua pengacaranya yang dirangkum kumparan, Kamis (19/8).
Beda Versi Keterangan Pengacara Habib Bahar dan Ryan Jombang soal Perkelahian (54150)
searchPerbesar
Verry Idham Heryansyah, juga dikenal sebagai Ryan, di balik jeruji sebelum menjalani persidangan. Foto: Novi/AFP

Habib Bahar Terlibat Perselisihan dengan Ryan Jombang di Lapas Gunung Sindur

Kalapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur Mujiarto menerangkan, Habib Bahar dan Ryan Jombang sempat adu mulut kemudian terjadi perkelahian di Lapas Gunung Sindur. Tapi dipastikan tak ada yang terluka berat akibat perkelahian itu.
ADVERTISEMENT
"Bukan menganiaya, jadi ada perselisihan, di lapas itu kan sulit dihindari perselisihan, tapi sudah selesai. Sudah kami selesaikan, dalam arti, Ryan juga tidak keberatan, memang dia yang salah, ada kesalahanlah, biasa di lapas," kata Mujiarto melalui sambungan telepon, Rabu (18/8).
Mujiarto tak menjelaskan secara rinci perselisihan yang dimaksud. Namun perselisihan itu ditengarai terkait dengan uang dan dipastikan sudah rampung.
"Masalah tentang uanglah dan dengan pengacaranya itu sudah selesai," ucap Mujiarto.
"Adu mulut, disentil, dipukullah itu Ryan Jombang, tapi dua pihak itu sudah memahami," tandas dia.

Pengacara Ryan Jombang: Habib Bahar Sering Pinjam Uang, Kadang Tak Diganti

Menyusul insiden tersebut, pengacara Ryan Jombang, Kasman Sangaji, angkat bicara. Dia mengatakan kliennya itu dipukuli oleh Habib Bahar hingga mengalami luka-luka. Pemicunya adalah perkara utang.
ADVERTISEMENT
Kasman mengatakan Ryan Jombang memiliki uang Rp 10 juta dari hasil kiriman orang tua dan keluarganya di Jombang. Uang itu ditabung sejak terpidana mutilasi itu dipenjara di berbagai lapas sejak 2009.
"Kalau permasalahan awalnya itu sebenarnya masalah sepele, jadi Habib Bahar ini beberapa bulan lalu sering meminjam uang ke Ryan, pinjam kadang diganti dan kadang tidak, cuma ketika Ryan meminta [menagih] tidak dikasih," ujar Kasman, kepada wartawan, Rabu (18/8).
Beda Versi Keterangan Pengacara Habib Bahar dan Ryan Jombang soal Perkelahian (54151)
searchPerbesar
Lapas kelas 3 Gunung Sindur. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan
Kasman tidak menjelaskan berapa uang yang dipinjam Habib Bahar dari Ryan Jombang. Yang pasti karena seringnya meminjam duit itu, lanjut dia, Ryan Jombang pada suatu saat melihat uang di dalam plastik dalam meja di sel Habib Bahar yang sedang dibuka kamar selnya.
ADVERTISEMENT
"Pada saat Ryan tidak dikasih, dia [Ryan] melihat uang dia [Bahar] di atas meja, karena Ryan kesal, menagih, tapi dia ada uang, akhirnya Ryan ambil uang itu dibungkus pakai plastik dan dibuang ke tempat sampah," ujar Kasman.
Habib Bahar marah. Pada saat itu Ryan langsung minta maaf. Karena kadung emosi, Habib Bahar langsung menganiaya Ryan Jombang.
"Habis itu dia marah, awalnya gitu. Sudah dia marah, Ryan diam saja karena memang bersalah dia sudah meminta maaf terus dia tidak mau berhari-hari itu Ryan pada saat hari Minggu itulah puncaknya," ujar Kasman.
"Ryan kan menabung dikit-dikit, bukan uang Rp 10 juta utuh, enggak. Rp 1 juta terus Rp 500 ribu, nah uang tabungan selama inilah ibunya kasih. Namanya kehidupan di dalam kan pasti ada kebutuhan untuk beli sabun dan sebagainya," lanjut Kasman.
ADVERTISEMENT

Pengacara Habib Bahar Sebut Ryan Jombang Manfaatkan Uang Kliennya, Bukan Terbalik

Pengacara Habib Bahar, Ichwan Tuankotta, membantah semua pernyataan Kasman. Menurut dia, tidak mungkin Habib Bahar meminjam duit karena kondisi ekonominya yang masih stabil.
"Ya enggak mungkinlah, Habib Bahar itu orang kaya, ngapain kekurangan duit," ujar Ichwan, saat dihubungi wartawan, Rabu (18/8).
"Infonya juga bahwa itu tidak benar soal Habib Bahar pinjam uang Rp 10 juta, ya, soal Habib berkeras sama Ryan semuanya belum jelas," imbuh dia.
Ichwan mengatakan berdasarkan informasi sementara yang dia peroleh, justru Ryan Jombang yang memanfaatkan uang Habib Bahar saat di dalam lapas.
"Adanya juga Ryan yang bikin masalah. Awal yang ane dapat informasi dari orang-orang lapas," kata Icwhan.
ADVERTISEMENT
"Itu keterangan yang tidak mungkin dan tidak rasional. Saya sudah minta klarifikasi petugas di sana karena ada petugas juga yang pakai handphone menanyakan masalahnya apa. Nah, itu petugas tidak membenarkan (soal utang), justru Ryan yang memanfaatkan duit Habib Bahar,” lanjut dia.
Sayangnya, Icwhan tidak menjelaskan detail memanfaatkannya seperti apa. Dia beralasan masih meminta keterangan langsung dari Habib Bahar dengan menuju ke Lapas Gunung Sindur.
Diakui bahwa dalam perkara ini memang benar Habib Bahar yang memukul Ryan Jombang. Tetapi saat ditanya lebih detail duduk perkaranya, dia mengaku belum mengetahuinya.

Pengacara Ungkap Wajah Ryan Jombang Hancur Usai Diduga Dianiaya Habib Bahar

Sementara itu Pengacara Ryan Jombang, Kasman Sangaji, menerangkan kliennya itu dipukuli oleh Habib Bahar alih-alih berkelahi. Ryan Jombang kini mendapat perawatan di klinik Lapas Gunung Sindur.
ADVERTISEMENT
"Bahwa klien saya ini Ryan. diduga dianiaya oleh Habib Bahar, bukan berkelahi. Jadi Ryan memang tidak melakukan perlawanan sama sekali," ujar Kasman, kepada wartawan, Rabu (18/8).
Lebih rinci, Kasman mengatakan insiden itu terjadi hari Minggu. Namun dia tidak menjelaskan tanggal detailnya, apakah hari Minggu (15/8) atau Minggu pekan sebelumnya.
"Ya memang diduga dilakukan oleh Habib Bahar melakukan pemukulan sampai hancur mukanya kan," ujar Kasman.
Kasman kemudian menjelaskan bagaimana kronologis penganiayaan Habib Bahar kepada Ryan Jombang, usai keduanya berseteru karena masalah uang.
"Dia gores dulu tangan Ryan pakai pisau. Setelah itulah baru Ryan dianiaya, dipanggil oleh petugas di masjid Ryan keluar, nah di tengah jalan dicegat dan dihajar sama dia. Ryan cuma diem saja enggak ngomong. Cuma kan tindakan itu yang saya kecam," lanjut Kasman.
ADVERTISEMENT
Alhasil, Ryan kemudian langsung dirawat di klinik untuk menjalani perawatan.

Pengacara Ryan Jombang Bakal Laporkan Habib Bahar ke Bareskrim Polri

Lebih lanjut, Kasman akan melaporkan Habib Bahar bin Smith ke Bareskrim Polri. Meski laporan itu masih dipertimbangkan.
“Iya rencana kami akan laporkan,” kata Kasman dihubungi wartawan, Rabu (18/8).
Rencananya, jelas dia, pihaknya akan melaporkan penganiayaan Ryan Jombang ke Bareskrim Polri. Namun sebelum melaporkan kejadian itu, pihaknya saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti untuk melaporkan Habib Bahar.
“Iya [akan dilaporkan ke Mabes Polri]. Nanti kita kabari karena kita masih kumpulkan keterangan dan bukti-bukti,” ujar dia.
“Kami juga tunggu klarifikasi dari pihak lapas untuk sanksi terhadap Bahar bin Smith,” tandasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020