Bedeng Proyek di Canggu Terbakar: Bangunan-Mobil Hangus, Kerugian Rp 500 Juta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses pemadaman kebakaran bedeng proyek yang terletak di Jalan Batu Mejan, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, pada Kamis (20/8/2026). Foto: Polres Badung
zoom-in-whitePerbesar
Proses pemadaman kebakaran bedeng proyek yang terletak di Jalan Batu Mejan, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, pada Kamis (20/8/2026). Foto: Polres Badung

Kebakaran terjadi di bedeng proyek restoran yang terletak di Jalan Batu Mejan, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, pada Kamis (20/8) pukul 13.30 WITA. Dalam kejadian tersebut, bangunan dan sejumlah kendaraan hangus dengan total kerugian mencapai Rp 500 juta.

Pejabat Sementara (Ps) Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, menyebut berdasarkan keterangan saksi Slamet Riyanto (46) dan Tubagus Muhibudin (39), percikan api muncul dari kabel listrik yang terpasang pada dinding bedeng.

Akibat material bangunan yang mudah terbakar, kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke area di sekitarnya.

"Karena api yang sangat besar, saksi bersama buruh lainnya tidak dapat menyelamatkan barang yang ada di dalam maupun di seputaran proyek," terang Ayu dalam keterangan yang diterima pada Jumat (21/8).

Polisi tiba pada pukul 14.11 WITA untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Tiga mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Api padam pada 14.25 WITA.

Akibat kejadian tersebut, bedeng proyek dan tenda garasi menjadi hangus. Barang-barang yang hangus meliputi 1 unit mobil Toyota Crown Royal Saloon, 1 unit sepeda motor Honda Vario, 5 unit pompa sumpit, 3 rol kabel listrik, serta berbagai alat dan bahan bangunan.

Beberapa barang pribadi dan dokumen, seperti tablet, dompet, tas selempang, serta dokumen berupa STNK dan BPKB juga ikut hangus.

"Tidak ada korban atau luka. Namun, total kerugian ditaksir sekitar Rp 500 juta," tutup Ayu.