Begal Resahkan Warga Bandung: Beraksi di 3 Lokasi, Polisi Buru Pelaku

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Begal dan Rampok Foto: Muhammad Faisal Nu'man
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Begal dan Rampok Foto: Muhammad Faisal Nu'man

Begal kembali berulah di Kota Bandung, Jawa Barat, sejak Senin (5/6) malam hingga Selasa (6/6) dini hari. Mereka beraksi di sejumlah titik yakni di Flyover Kiaracondong, Jalan A.H. Nasution, dan Arcamanik.

Para pelaku ini tak segan melukai korbannya ketika beraksi. Di Jalan A.H. Nasution, kawanan begal beraksi di depan dealer sepeda motor Suzuki dengan menyasar seorang karyawan pabrik berinisial JS (24). Korban saat itu baru saja pulang dari tempat kerjanya dengan mengendarai sepeda motor.

Setibanya di lokasi kejadian, korban dipepet oleh pelaku yang berjumlah dua orang. Para pelaku langsung menodongkan pisau ke arahnya.

Ilustrasi begal motor. Foto: Sukh Simran Singh Gandam/EyeEm/Getty Images

"Dipepet oleh pelaku dua orang menggunakan sepeda motor jenis matik berboncengan salah satu dari pelaku menodongkan sajam berupa pisau ke arah korban," tulis sebuah laporan yang diterima wartawan.

Para pelaku kemudian merampas dompet milik korban yang berisikan STNK dan uang tunai senilai Rp 2,4 juta. Usai kejadian itu, korban langsung melapor ke kantor polisi.

Kasus pembegalan juga terjadi di wilayah Arcamanik tepatnya di depan Anshon Haji. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu menyasar seorang wanita pedagang makanan ringan berinisial A.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono menyampaikan keterangan terkait status hukum WN Australia pada Sabtu (29/4/2023). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Dikonfirmasi mengenai peristiwa itu, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, mengaku sudah berkoordinasi dengan jajaran Polsek Arcamanik. Dari informasi yang diperolehnya, korban sudah membuat laporan ke Polsek Arcamanik.

"Iya tadi kami baru cek ke Kapolsek, korban sedang buat laporan," kata Budi.

Sebagai tindak lanjut, polisi akan memintai keterangan korban terkait kasus itu. Selain itu, polisi juga akan menurunkan tim untuk memburu para pelaku.

"Nanti akan diturunkan tim untuk ungkap pelaku," ujar dia.

Lalu, aksi pembegalan selanjutnya terjadi di wilayah Kiaracondong. Informasi yang diperoleh, aksi pembegalan tersebut dilakukan oleh sekitar tiga orang. Para pelaku tak segan melukai korbannya dengan memakai senjata tajam.

Adapun terkait dengan kasus pembegalan yang terjadi di Kiaracondong tepatnya di flyover, Budi mengaku sudah menerima informasi mengenai kasus tersebut. Polisi pun akan melakukan rangkaian penyelidikan dan memburu para pelaku.

"Kita lidik dan ungkap," jelas Budi.