Begini Suasana Malam di Padang Arafah Jelang Wukuf

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Beberapa jemaah salat di luar tenda. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Beberapa jemaah salat di luar tenda. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan

Jemaah haji dari Indonesia malam ini sudah berada di Padang Arafah untuk menanti wukuf pada Jumat (8/7) siang. Bagaimana suasana di Arafah malam ini?

Pantauan kumparan yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Jumat (8/7) pukul 00.30 WAS atau 04.30 WIB, para jemaah sebagian besar sudah beristirahat di tenda masing-masing.

Suasana malam di Padang Arafah. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan

Tenda yang disiapkan cukup besar bisa menampung sekitar 200 jemaah. Di tenda, jemaah mendapatkan fasilitas kasur dan bantal untuk bermalam. Tenda juga dilengkapi AC yang memadai.

Meski begitu, ada beberapa jemaah yang tampak sedang salat. Tak hanya di dalam tenda, beberapa jemaah juga salat di luar tenda dengan menggelar tikar atau dus.

Jarak antar tenda itu berdekatan. Begitu juga tenda petugas maupun pengawas haji. Satu tenda bisa dihuni pria dan wanita, namun diberi jarak. Semua jemaah juga memakai pakaian ihram.

Suasana malam di Padang Arafah. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan

Sementara suhu malam ini di Arafah, tercatat 33 derajat celsius. Cukup sejuk jika dibandingkan siang tadi yang mencapai 41 derajat celsius.

Para jemaah haji Indonesia akan mengikuti prosesi wukuf pada Jumat siang dimulai dengan mendengarkan khotbah di masing-masing tenda, lalu salat zuhur dan ashar yang digabung dan diringkas, dilanjutkan doa dan zikir.

Proses di Arafah berakhir setelah tergelincir matahari atau magrib hari. Setelah itu, seluruh jemaah dibawa ke Muzdalifah untuk bermalam dan mengambil batu. Tengah malamnya dibawa ke Mina.

Suasana tenda di Arafah. Foto: Muhammad Iqbal/kumparan

Sebagian Jemaah Tarwiyah

Malam ini di Makkah, ada 4.000-an jemaah haji Indonesia yang memilih bermalam di Mina sebelum ke Arafah besok pagi. Ribuan jemaah menunaikan ibadah sunah yang disebut tarwiyah.

Yaitu bermalam di Mina sebelum ke Arafah. Mereka berada di sana dengan mengupayakan sendiri bus dan konsumsinya karena tarwiyah tidak difasilitasi Kemenag dengan alasan sulit mobilisasi jemaah ke Mina dulu sebelum ke Arafah.