Bekas Kantor Dinas Pariwisata DIY Akan Dibangun Planning Gallery

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memanfaatkan bekas Kantor Dinas Pariwisata DIY di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, sebagai Planning Gallery atau anjungan perencanaan DIY. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Gatot Saptadi.
Gatot mengatakan, bangunan tersebut dahulunya tercatat milik Kementerian PUPR. Lantas bangunan tersebut ditukar guling dan saat ini diserahkan kepada Pemda DIY.
“Statusnya (bangunan tersebut) dulu tercatat di Kementerian PUPR, kemudian dilakukan tukar guling, yang PUPR mendapatkan (gedung) di sebelah BPBD itu, yang itu (kantor Dinas Pariwisata) diserahkan ke Pemda DIY. Prosesnya tinggal selangkah lagi milik Pemda,” kata Gatot, Rabu (2/1).
Gatot menjelaskan, pembangunan Planning Gallery itu tak lepas dari penataan kawasan Malioboro. Nantinya, Planing Gallery dikonsep sebagai tempat tujuan wisata. Di tempat itu, wisatawan juga bisa melihat sejarah dan rencana DIY ke depan.

“Di situ nanti ada satu tempat tujuan wisata yang dikonsep sebagai Planning Gallery tempat tujuan wisata untuk bisa lihat sejarah DIY. (Tapi) bukan museum ya, artinya semacam orang ke situ bisa melihat asal-usul DIY dan potensi DIY. Jadi banyak hal untuk melihat sejarah DIY dan ke depan mau seperti apa DIY,” jelasnya.
Selain melihat sejarah dan potensi DIY ke depan, di Planning Gallery juga akan dibangun kafetaria dan perpustakaan. Sentuhan teknologi pun akan digunakan untuk menambah daya tarik seperti melihat Gunung Merapi dari sisi yang lebih dekat. Untuk mewujudkannya, maka bangunan itu tak sekedar direvonasi, melainkan dibongkar.
“Kalau lihat besarnya tidak renovasi, tapi dibongkar. Kalau perencaanan tidak diubah gedung lama dihapus dan bangun baru dengan wajah Malioboro,” katanya.
Proses pembangunan, kata Gatot, diharapkan akan mulai pada pertengahan tahun. Sebab di awal tahun ini pihaknya masih menyempurnakan Detail Engineering Design (DED) dari bangunan tersebut.
“(Untuk) nama belum ada, belum sampai ke sana. Belum tahu nanti masalah nama bisa dilombakan bisa kita buat yang punya nilai sejarah nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DIY, Aris Riyanta, mengamini eks kantornya akan dibuat Planning Gallery. Pembangunan nantinya dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM).
“DED-nya seperti apa berapa lantai, apa saja sudah ada di bawah dinas PU. Nanti siapa yang akan mengelola tergantung pemda,” katanya.
Dampak pembangunan tersebut, Dinas Pariwisata DIY akan mulai bekerja di kantor baru di wilayah Janti, Banguntapan, Bantul. Aris mengatakan pada Senin mendatang kantor tersebut sudah benar-benar siap. “Besok Senin mulai operasional. Ini masih tata-tata,” tutup Aris.
