Beli 100 Juta Dosis Vaksin Pfizer, AS Siapkan Dana 2 Miliar Dolar

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kotak berisi vaksin corona Pfizer-BioNTech dimuat ke dalam truk di pabrik manufaktur Pfizer Global Supply Kalamazoo di Portage, Michigan, AS, Minggu (13/12). Foto: Pool via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Kotak berisi vaksin corona Pfizer-BioNTech dimuat ke dalam truk di pabrik manufaktur Pfizer Global Supply Kalamazoo di Portage, Michigan, AS, Minggu (13/12). Foto: Pool via REUTERS

Pemerintah Amerika Serikat sudah menyiapkan dana sebesar 2 milliar dolar untuk kembali membeli 100 juta dosis vaksin Pfizer.

Sebelumnya, data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC, sudah lebih dari 600 ribu masyarakat AS menerima dosis pertama vaksin Pfizer pada Senin (21/12).

Dikutip dari Reuters, Kamis (24/12), berdasarkan perjanjian baru ini, Pfizer baru akan mengirimkan 70 juta dosis pada 30 Juni 2021. Sedangkan sisanya diberikan paling lambat 31 Juli.

"Sehingga jumlah total dosis menjadi 200 juta dengan harga total sekitar 4 miliar dolar," kata pernyataan Pfizer.

Petugas mengecek kotak berisi vaksin corona Pfizer-BioNTech yang akan dikirimkan, di pabrik manufaktur Pfizer Global Supply Kalamazoo di Portage, Michigan, AS, Minggu (13/12). Foto: Pool via REUTERS

Kesepakatan ini muncul di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap Pemerintah AS yang dinilai tidak akan mampu mengamankan dosis dari salah satu dua vaksin COVID-19 resmi.

Di satu sisi, adanya lonjakan kasus COVID-19 membuat rumah sakit AS kewalahan dalam menyiapkan tempat tidur bagi pasien.

"Pembelian yang baru ini dapat membuat orang Amerika semakin yakin bahwa kami akan memiliki cukup pasokan untuk memvaksin setiap orang Amerika yang menginginkannya pada Juni 2021," kata Sekretaris Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS Alex Azar.

kumparan post embed

Sedangkan Pfizer dan BioNTech mengatakan, mereka berharap mampu menghasilkan 1,3 miliar dosis vaksin pada 2021.

Pemerintah di seluruh dunia saat ini ramai-ramai berebut mendapatkan banyak pasien vaksin untuk melawan COVID-19 yang telah menewaskan sekitar 1,7 juta orang di seluruh dunia.

Pfizer merupakan vaksin yang efektivitasnya mencapai 95 persen. Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Arab Saudi dan beberapa negara lainnya sudah memulai vaksinasi massal menggunakan Pfizer.