Belum Ada Laporan Laporan WNI Jadi Korban Letusan Gunung Selandia Baru

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dubes RI untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga, Tantowi Yahya. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dubes RI untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga, Tantowi Yahya. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Letusan gunung berapi terjadi di White Island Selandia Baru pada Senin (9/12). Sebanyak 100 turis diduga terjebak di pulau tersebut.

Belum ada keterangan mengenai identitas turis yang terjebak. Kewarganegaraan para turis juga belum diungkap ke publik.

Sementara itu, White Island dikenal luas sebagai objek wisata yang jadi magnet turis lokal dan asing, termasuk dari Indonesia.

Terkait letusan gunung tersebut Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya kepada kumparan mengatakan akan terus memantau situasi.

Gunung berapi di Selandia Baru meletus. Foto: AFP/TORSTEN BLACKWOOD

"Kami belum dapat laporan dari pihak Kepolisian atau rumah sakit," kata Tantowi ketika ditanya apakah ada turis Indonesia yang terjebak di tengah letusan.

"Kami monitor terus," lanjut dia lagi.

Pemerintah lokal setempat sebelumnya telah mengatakan kemungkinan besar sejumlah turis menderita luka-luka. Pencarian dan evakuasi korban saat ini sudah dilakukan.

White Island merupakan gunung berapi paling aktif di Selandia Baru. Sebanyak 70 persen bagian gunung tersebut terendam lautan.

Walau berbahaya, tiap tahunnya ada 100 ribu wisatawan melancong ke White Island.

Menurut data pemerintah Selandia Baru, letusan gunung berapi di White Island rutin terjadi. Letusan terbanyak terjadi pada 2016 lalu.