BEM SI Ancam Demo Depan DPR Tak Bubar jika Tak Ada Anggota Dewan yang Menemui

27 September 2022 16:04
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Koordinator Pusat Aliansi BEM SI Muhammad Yuza Augusti Foto: Ananta Erlangga/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Koordinator Pusat Aliansi BEM SI Muhammad Yuza Augusti Foto: Ananta Erlangga/kumparan
ADVERTISEMENT
Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar demo di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (27/9). Demo tersebut masih berlangsung hingga saat ini pukul 15.30 WIB.
ADVERTISEMENT
Koordinator Pusat BEM SI Muhammad Yuza Augusti mengancam pihaknya tak akan membubarkan diri jika tak ada perwakilan dari DPR yang menemui mereka.
"Pasti kita akan menyuarakan sampai perwakilan di dalam sana (DPR) datang kepada kita. Pada hari ini kita mencoba mencari orang di dalam untuk bisa keluar, kita membutuhkan kepastian legitimasi untuk tuntutan kita," kata Yuza Augusti, Selasa (27/9).
Massa dari mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan gerbang kompleks Parlemen RI, Jakarta, Selasa (27/9/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Massa dari mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan gerbang kompleks Parlemen RI, Jakarta, Selasa (27/9/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Menurutnya, aksi mereka sebagai peringatan Hari Tani Nasional. Sejumlah tuntutan dalam demo tersebut mulai dari sektor pertanian, permasalahan agraria hingga kriminalisasi petani.
"Proyek strategis nasional sampai saat ini ternyata lebih banyak keburukannya kepada masyarakat. Masih banyak konflik-konflik agraria yang belum selesai, masih banyak para petani yang dikriminalisasi oleh para keamanan," ujar Yuza.
ADVERTISEMENT
Selain itu, mereka juga menuntut pemerintah segera mencabut kebijakan kenaikan harga BBM. Yuza berharap perwakilan DPR yang ada di dalam kompleks parlemen bisa datang menemui mereka.
"Kita menuntut dari pimpinan dulu datang menemui kami, mungkin ya Bu Puan yang ada di dalam. Atau mungkin para wakil ketua yang memegang Komisi IV terutama di bidang pertanian. Setidaknya ada legitimasi ataupun legalitas untuk menyepakati ala yang kita tuntut," ucapnya.
Yuza mengeklaim, ada sekitar 300 lebih mahasiswa yang datang dalam aksi hari ini. Mereka langsung membaur dengan peserta aksi sebelumnya dari kalangan serikat buruh dan petani yang masih bertahan di lokasi. Ketiga elemen massa tersebut secara serentak langsung menyanyikan mars buruh.
Massa dari mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan gerbang kompleks Parlemen RI, Jakarta, Selasa (27/9/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Massa dari mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan gerbang kompleks Parlemen RI, Jakarta, Selasa (27/9/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
"Kami selaku dari mahasiswa kita membawa dari BEM SI dengan jumlah sekitar 300 orang lebih. Dan pada hari ini kita juga coba untuk bergabung dengan para buruh tani, KNPA, SPI dengan para elemen masyarakat yang hari ini kita memperingati Hari Tani Nasional karena memang kita memperjuangkan para petani juga," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Ia menegaskan tidak akan pulang sebelum mendapat legitimasi atas tuntutan yang mereka sampaikan pada hari ini.
"Kita menunggu di sini sampai pimpinan DPR keluar," pungkasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020