Benarkah Prabowo Cuma 2 Tahun Jabat Presiden? Rosan Beri Jawaban
·waktu baca 2 menit

Ketua TKN Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani, terlibat polemik dengan pakar pertahanan, Connie Bakrie. Ada sejumlah hal, salah satunya soal masa aktif Prabowo Subianto bila jadi presiden nanti hanya 2-3 tahun.
Kabar yang disampaikan Connie ini menjadi bola panas. Terlebih, hal ini selalu dikaitkan dengan kondisi kesehatan Prabowo.
Terkait hal itu, Rosan menegaskan informasi itu bukan dari dirinya. Dia memang bertemu dengan Connie tapi tak pernah menyampaikan soal lamanya Prabowo menjabat bila jadi presiden nanti.
"Kan saya sudah sampaikan, itu sama sekali bukan dari saya itu. Justru beliau mengatakan, gimana kalau sudah dua tahun atau tiga tahun, saya ini orang intelijen. Beliau menyampaikan, bisa aja Pak Prabowo diracun, itu beliau sampaikan," tutur Rosan dalam talkshow Info A1 kumparan, dikutip Minggu (18/2).
"Saya bilang, jangan seperti itulah Bu, itu tidak pantas, kita tidak pernah berpikiran seperti itu," tambah dia.
Karena itu, Rosan kembali menegaskan tidak ada rencana Prabowo hanya menjabat 2-3 tahun seperti yang ramai bergulir ke publik.
"Enggak ada sama sekali [pembicaraan itu]. Saya tegaskan tidak ada. Iyalah [rugi kalau cuma 2 tahun]," tegas dia.
"Sudahlah, saya enggak mau berpolemik soal itu," tambah dia.
Jawab Pernyataan Perang
Tak cuma itu, dalam sebuah konferensi pers, Connie Bakrie bahkan sempat menyatakan perang dengan Rosan. Terkait hal itu, Eks Dubes Amerika Serikat itu menanggapi santai.
"Kan kita orang, kita kan perang ama siapa? Ya buat saya saya tidak mau lagi berpolemik, buang-buang waktu dan tenaga," kata dia.
"Kalau buat saya, saya sudah sampaikan dalam konferensi pers, jelaskan, sudah terbuka secara fakta apa yang terjadi. Setelah itu saya enggak mau berpolemik lagi, saya juga sudah melaporkan ke pihak yang berwenang, sudah saya enggak mau berpolemik lagi," ucap dia.
