Bencana Angin Puting Beliung di Bali: 89 Rumah Rusak, 108 KK Terdampak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dampak angin puting beliung di Bali, Rabu (21/1/2026). Foto:  BPBD Bali
zoom-in-whitePerbesar
Dampak angin puting beliung di Bali, Rabu (21/1/2026). Foto: BPBD Bali

Angin puting beliung disertai hujan deras melanda sejumlah wilayah di Bali pada Rabu (21/1). Peristiwa ini mengakibatkan puluhan rumah rusak, pohon tumbang, dan ratusan kepala keluarga (KK) terdampak.

BPBD Bali mencatat sekitar 89 rumah rusak sejak pukul 09.30 WITA hingga 15.45 WITA. Dampak terparah terjadi di Kabupaten Jembrana dengan total 108 KK terdampak serta 16 pohon besar tumbang.

“Penanganan masih berjalan, sebagian lokasi masih dalam tahap asesmen, dan nihil korban,” kata Kepala UPTD Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Bali, I Wayan Suryawan.

Warga mengamati bangunan yang rusak akibat angin puting beliung di kawasan Sidakarya, Denpasar, Bali, Rabu (21/1/2026). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Sementara itu, di Kabupaten Gianyar tercatat lima pohon besar tumbang yang menimpa rumah warga dan bahu jalan. Kejadian tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka-luka.

“Pohon tumbang di Bypass Dharmagiri, Gianyar, menyebabkan dua orang luka dan sudah ditangani di RS Sanjiwani,” ujarnya.

Pekerja membersihkan puing-puing bangunan rumah yang rusak akibat angin puting beliung di kawasan Sidakarya, Denpasar, Bali, Rabu (21/1/2026). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Di Kota Denpasar, Sekretaris BPBD Denpasar, Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, mengatakan puting beliung melanda tiga kelurahan, yakni Sanur, Sidakarya, dan Kesiman.

Di Kelurahan Sanur tercatat 15 rumah rusak, di Kelurahan Sidakarya sekitar 50 rumah rusak, dan di Kelurahan Kesiman sebanyak 24 rumah rusak.

“Jenis kerusakan yang kami temukan di lapangan sebagian besar pada atap rumah, baik genteng, seng, asbes, dan material lainnya,” kata Agung Teja.

Warga membersihkan puing-puing bangunan peribadatan yang rusak akibat angin puting beliung di kawasan Sidakarya, Denpasar, Bali, Rabu (21/1/2026). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Saat ini, BPBD masih melakukan pendataan lanjutan untuk mengklasifikasi tingkat kerusakan bangunan warga yang terdampak.

“Untuk kerugian, kami masih mendata jumlahnya terlebih dahulu. Nanti akan kami kelompokkan mana yang termasuk kerusakan ringan, sedang, dan berat,” pungkasnya.