Bendera Merah Putih yang Dipasang di Rumah Warga Bandung Dibakar Orang Misterius

Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi seorang yang membakar bendera Merah Putih di depan sebuah rumah di Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, sempat ramai beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, pelaku yang belum diketahui identitasnya terlihat mendatangi tiang bendera pada dini hari, sebelum membakar bagian bawah bendera.
Pemilik rumah, Neneng (62), mengaku baru mengetahui bendera yang dipasangnya dibakar saat pulang dari pasar pada Minggu (2/8) pagi. Sebelumnya, ia sempat memastikan kondisi bendera masih utuh sebelum berangkat.
"Waktu itu Minggu pagi saya bangun jam 4 subuh. Saya keluar, lihat air ledeng, terus nyapu halaman. Setelah itu saya masuk lagi ke rumah, terus salat," kata Neneng saat ditemui di kediamannya, Senin (3/8).
Neneng mengatakan sebelum berangkat ke pasar sekitar pukul 05.00 WIB, ia sempat melihat bendera Merah Putih yang terpasang di depan rumahnya masih dalam kondisi baik.
"Waktu mau pergi itu si bendera masih utuh. Kan saya memang suka rajin ngelihat," ujarnya.
Namun, ketika pulang dari pasar tidak lama kemudian, ia melihat kondisi bendera sudah berubah.
"Pas pulang dari pasar saya ngelihat bendera kok ngeriwet gitu. Pas dilihat, oh ini mah ada yang ngebakar," katanya.
Mengetahui hal tersebut, Neneng langsung melaporkan kejadian itu kepada ketua RT setempat untuk meminta bantuan mengecek rekaman kamera pengawas (CCTV).
"Itu saya langsung lapor ke Pak RT," ucapnya.
Dari hasil pengecekan CCTV, terlihat seseorang diduga membakar bendera tersebut. Namun, Neneng mengaku tidak mengenali pelaku yang mengenakan hoodie hitam itu karena wajahnya tidak terlihat jelas dalam rekaman.
"Enggak kenal, enggak tahu," katanya saat ditanya apakah mengenali orang yang terekam CCTV.
Saat ditanya apakah memiliki persoalan pribadi dengan seseorang yang mungkin menjadi motif aksi tersebut, Neneng mengaku tidak memiliki konflik dengan siapa pun.
"Kalau perkiraan saya, saya mah enggak punya (masalah dengan orang)," ujarnya.
Neneng pun menduga pelaku melakukan aksi tersebut tanpa alasan yang jelas. "Ya mungkin orang iseng aja, saya kan enggak tahu," katanya.
