Berawal Dari Lagu ‘Siti Mawarni’ BNN Ungkap Kasus Narkoba di Labuhanbatu

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas menujukkan barang bukti saat pemaparan hasil Operasi Saber Bersinar 2026 di Kantor BNN RI, Selasa (19/5/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas menujukkan barang bukti saat pemaparan hasil Operasi Saber Bersinar 2026 di Kantor BNN RI, Selasa (19/5/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap kasus peredaran narkoba di wilayah Labuhanbatu, Sumatera Utara. Pengungkapan ini disebut berkaitan dengan keresahan masyarakat yang sempat ramai disuarakan lewat lagu satir berjudul 'Siti Mawarni' yang viral di media sosial.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Roy Hardi Siahaan, mengatakan operasi dilakukan sebagai respons atas fenomena sosial yang berkembang di masyarakat, termasuk viralnya lagu tersebut.

“Kemudian Operasi Saber yang ini korelasinya dengan fenomena yang terjadi dengan lagu Siti Mawarni yang Labuhan Batu, kami BNN RI melakukan operasi yaitu pada tanggal 13 Mei 2026,” kata Roy di Kantor BNN, Jakarta Timur, Selasa (19/5).

Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Roy Hardi Siahaan, memaparkan hasil Operasi Saber Bersinar 2026 di Kantor BNN RI, Selasa (19/5/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Roy menegaskan, operasi tersebut dilakukan sebagai respons terhadap keresahan warga terkait dugaan maraknya peredaran narkoba di wilayah itu.

“BNN ingin menjawab dan merespons keresahan masyarakat, termasuk beredarnya lagu yang berjudul Siti Mawarni Labuhan Batu,” ujarnya.

Dalam operasi itu, BNN melakukan surveillance hingga penyelidikan terhadap aktivitas jaringan peredaran narkotika di Labuhanbatu. Dari hasil pengembangan, petugas sempat mengamankan seseorang, namun setelah diidentifikasi diketahui tidak terkait dengan jaringan yang disasar.

“Kami berhasil menetapkan satu tersangka walaupun kami berhasil membawa salah satu pelakunya yang kemudian kami identifikasi ternyata tidak ada hubungannya,” ucap Roy.

Petugas menujukkan barang bukti saat pemaparan hasil Operasi Saber Bersinar 2026 di Kantor BNN RI, Selasa (19/5/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Meski demikian, penyelidikan berlanjut hingga mengarah pada satu terduga pelaku lain berinisial WW yang diduga terkait tindak pidana asal narkotika hingga pencucian uang.

“Tetapi dari satu pelaku tersebut kami menentukan satu pelaku lain berinisial WW yang korelasinya dengan tindak pidana asal bahkan tindak pidana pencucian uang,” ungkap Roy.

Roy menyebut, WW kini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari kasus narkotika.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita paket sabu siap edar seberat 0,90 gram. Hasil penyelidikan juga menemukan adanya pola pembagian peran antara pengendali dan penjaga lapak dalam aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut.

“Petugas juga menyita paket sabu siap edar dengan total berat 0,90 gram. Hasil penyelidikan menunjukkan adanya sistem pembagian peran antara pengendali dan penjaga lapak dalam menjalankan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut,” jelas Roy.

Barang bukti yang ditunjukkan saat pemaparan hasil Operasi Saber Bersinar 2026 di Kantor BNN RI, Selasa (19/5/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari respons cepat BNN atas keresahan masyarakat terhadap peredaran narkoba.

“Pengungkapan kasus tersebut menjadi salah satu bentuk respons cepat BNN terhadap keresahan masyarakat sekaligus komitmen dalam menjaga lingkungan dari ancaman peredaran gelap narkotika,” imbuhnya.

Untuk diketahui, lagu Siti Mawarni atau Siti Mawarni Ya Incek merupakan karya musisi lokal asal Labuhanbatu, Amin Wahyudi Harahap. Lagu itu viral di TikTok dan Instagram karena memuat kritik sosial terkait dugaan maraknya narkoba di Sumatera Utara.

Salah satu potongan lirik lagu tersebut berbunyi: “Siti-siti Mawarni ya incek anak Labuhanbatu, kalau ada orang nyabu ya Allah cepat kasih azabnya, sabu banyak di Sumut ya Allah, bandar sabu kaya semua.”