Berawal dari Tutup Tangki Jatuh, Mobil Tua VW Kodok Hangus Terbakar di Sleman

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sebuah mobil Volkswagen (VW) hangus terbakar di Jalan Cangkringan-Pakem, Dusun Tanjung, Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Jumat (10/4/2026). Foto: Dok. Basarnas Yogyakarta
zoom-in-whitePerbesar
Sebuah mobil Volkswagen (VW) hangus terbakar di Jalan Cangkringan-Pakem, Dusun Tanjung, Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Jumat (10/4/2026). Foto: Dok. Basarnas Yogyakarta

Sebuah mobil Volkswagen (VW) Beetle atau yang dikenal dengan VW Kodok hangus terbakar di Jalan Cangkringan-Pakem, Dusun Tanjung, Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Jumat (10/4) pukul 10.25 WIB.

Kapolsek Cangkringan AKP Sri Pujo mengatakan, mobil itu buatan tahun 1974 dan bernomor polisi wilayah Jawa Barat. Mobil dikendarai oleh DS (laki-laki, 68 tahun) asal Indramayu, Jawa Barat.

"Pada hari Jumat sekira pukul 09.00 WIB korban pengendara mobil VW dengan nomor polisi E 1303 VW mengisi BBM di SPBU di Dusun Mindi, Ngaglik Sleman, kemudian mobil tersebut meninggalkan SPBU," kata Sri Pujo.

Sampai di tikungan atau pertigaan Jalan Cangkringan-Pakem di Dusun Tanjung, korban mengambil tutup tangki BBM mobil yang jatuh.

Sebuah mobil Volkswagen (VW) hangus terbakar di Jalan Cangkringan-Pakem, Dusun Tanjung, Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Jumat (10/4/2026). Foto: Dok. Basarnas Yogyakarta

"Setelah mengambil tutup BBM yang jatuh terlihat percikan api yang muncul dari bagian belakang mobil tersebut. Kemudian korban berusaha memadamkan api tersebut akan tetapi belum bisa," katanya.

Warga kemudian membantu mendorong mobil ke lokasi yang aman. Akan tetapi api belum kunjung bisa dipadamkan dan makin membesar.

"Pengemudi kendaraan saat itu dibantu warga masyarakat serta Bhabinkamtibmas Wukirsari berusaha memadamkan kebakaran dengan alat seadanya akan tetapi api belum bisa padam. Api bisa dipadamkan setelah datang tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Sleman," katanya.

Akibat peristiwa ini korban mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta.

Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto, mengatakan pihaknya juga turut melakukan pemadaman. Saat itu petugas berusaha memadamkan dengan APAR tetapi tak berhasil.

"Pertama pemadaman pakai APAR tapi ternyata tidak padam. Terus nunggu Damkar Sleman datang lalu baru bisa padam," kata Pipit.