Berbondong-bondong Iktikaf di 10 Malam Terakhir

Bulan Ramadhan telah memasuki 10 hari terakhir. Pada malam ke-21 pada Kamis (15/6) malam, sebagian umat Islam mulai beriktikaf (berdiam diri dan berdoa di masjid) untuk mengharapkan kedatangan malam Lailatulqadar yang biasa disebut malam 1.000 bulan.
Foto di atas adalah ribuan umat Islam yang akan melaksanakan salat sunah malam hari (qiyamul lail) berjemaah di Masjid Al-Akbar Surabaya, Jawa Timur, Jumat (16/6) dini hari. Mereka telah beriktikaf sejak Kamis malam.


Sedangkan foto di atas adalah suasana iktikaf di pelataran Masjid Habiburrahman Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/6) malam. Sedikitnya 5.000 umat Islam tiap tahunnya dari berbagai kota di Indonesia beriktikaf dengan menggunakan tenda di masjid tersebut.
Di dalam tenda itu terdapat perlengkapan menginap jemaah yang beriktikaf atau sebagai tempat istirahat. Biasanya jemaah membawa serta keluarganya dalam iktikaf ini.

Jateng Beriktikaf
Sementara itu di Provinsi Jawa Tengah, DPW PKS Jateng meluncurkan program "Jateng Beriktikaf" secara serentak di 274 masjid yang tersebar di 35 kabupaten/kota.
"Iktikaf dapat menjadi momen yang sangat berharga untuk bangsa ketika umat Islam berbondong-bondong menuju masjid maka berkumpullah energi kebaikan yang dapat disalurkan untuk kebaikan bangsa," kata Ketua DPW PKS Jateng Kamal Fauzi di Semarang, Kamis (15/6) seperti dilansir Antara.
Menurut dia, dalam iktikaf di Jateng ini meniru iktikaf yang dilaksanakan oleh Nabi Muhammad.
"Pada saat iktikaf ini, kegiatannya berupa salat tahajud, membaca kitab suci, hingga bertafakur. Hal ini adalah kebiasaan yang dilakukan Nabi Muhammad yang tidak pernah ditinggalkan yang kemudian diikuti oleh para sahabatnya, keluarganya, termasuk istrinya," ujarnya.
Kegiatan iktikaf berupa salat tahajud, membaca kitab suci, hingga bertafakur. Hal ini adalah kebiasaan yang dilakukan Nabi Muhammad yang tidak pernah ditinggalkan yang kemudian diikuti oleh para sahabatnya, keluarganya, termasuk istrinya.
Kamal berharap momen iktikaf menjadi sarana untuk pencarian malam Lailatulqadar pada malam-malam ganjil, 10 hari terakhir.
"Oleh karena itu, hendaklah umat Islam berkumpul dalam rumah-rumah Allah untuk menyampaikan harapan-harapannya untuk dirinya sendiri dan juga untuk bangsa Indonesia karena kehidupan pribadi juga dipengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.
Kamal mengimbau seluruh umat Islam di Jateng untuk melaksanakan iktikaf pada momen 10 hari terakhir pada bulan Ramadan 1438 Hijriah.
"Kami berharap dengan peluncuran program Jateng Beriktikaf ini seluruh kader dan simpatisan PKS dapat mengikutinya dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Menurut dia, melakukan iktikaf merupakan salah satu cara mewariskan budaya yang baik untuk generasi muda.
