Beredar Isu 3 Juta Data Imigrasi Bocor, Dirjen Imigrasi Pastikan Hoaks
·waktu baca 1 menit

Sebuah unggahan berisi informasi mengenai bocornya data keimigrasian milik Ditjen Imigrasi RI viral di sosial media. Data itu dibocorkan oleh seseorang dan diperjualbelikan di situs dark web.
Dalam unggahan tersebut, terlihat data tersebut ditawarkan lewat Forum Breach oleh akun bernama BabayoErorSystem. Dia mengeklaim telah membocorkan 3 juta data dari laman https://evisa.imigrasi.go.id/.
Disebut, data itu mencakup nomor paspor, pengidentifikasi visa, nama lengkap, hingga status visa.
Terkait ini, Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko, mengatakan informasi tersebut hoaks. Menurutnya, tak ada data imigrasi yang bocor.
"Enggak, enggak bener. Enggak ada data kita, enggak ada yang bocor," kata Hendarsam saat dihubungi, Minggu (26/4).
Meski begitu, Hendarsam mengatakan, pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut soal informasi ini. Tujuannya, untuk memastikan bahwa tidak ada data imigrasi yang bisa dibocorkan.
"Iya, pasti nanti kan kita cek dulu kesalahannya di mana. Nah, memang apakah di situ ada celah ruang kekosongan hukum kewajiban dari sponsor itu untuk jagain data, nah itu kan jadi bahan-bahan kajian kita juga nanti," ucapnya.
