Berembus Isu Akan Ada Wamenhan Baru, Nama Norman Joesoef Muncul

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Presiden Prabowo Subianto pada acara Pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Presiden Prabowo Subianto pada acara Pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Konstelasi di internal Kabinet Merah Putih kembali diwarnai desas-desus. Kabar terbaru yang berembus dari sejumlah sumber di lingkaran politik menyebutkan adanya wacana perombakan atau pengisian sosok baru untuk posisi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan). Di tengah isu tersebut, nama pengusaha muda Norman Joesoef santer mencuat ke permukaan sebagai kandidat.

Meski kabar ini makin kencang berembus, namun belum jelas benar apakah Norman nantinya akan menggantikan posisi Wamenhan yang menjabat saat ini, atau justru masuk untuk menambah formasi sebagai Wamenhan baru di Kementerian Pertahanan.

Nama Norman Joesoef sendiri tidak sepenuhnya asing di sektor keamanan dan militer. Ia dikenal sebagai pendiri sekaligus CEO Republikorp, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pertahanan serta pengembangan teknologi taktis dan alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Sebagai figur profesional yang lekat dengan industri pertahanan, rekam jejak Norman dianggap sejalan dengan visi modernisasi kemandirian militer yang kerap digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sinyal kedekatan Norman dengan lingkaran Istana di isu strategis ini juga terpotret dari kehadirannya di sejumlah agenda kenegaraan. Ia diketahui kerap masuk dalam rombongan kepresidenan mendampingi Prabowo saat melakukan lawatan ke luar negeri, khususnya yang berkaitan dengan diplomasi pertahanan dan penjajakan kerja sama alutsista.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan maupun konfirmasi resmi dari pihak Istana Kepresidenan terkait kepastian wacana penambahan atau pergantian posisi Wamenhan tersebut.

Namun Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan, kalaupun ada reshuffle, maka prioritasnya adalah mengisi posisi yang masih kosong, seperti Wamentan dan Wamen Imipas.