Berjibaku Rapikan Kabel Semrawut di Jakarta Barat

Pemandangan deretan kabel semrawut di Jalan Kamal Raya, Tegal Alur, Jakarta Barat, cukup menjadi perhatian para pengguna jalan. Beberapa kabel tampak menjuntai di antara tiang-tiang miring yang berdiri di sepanjang jalan.
Adanya kabel semrawut ini dikhawatirkan pengguna jalan. Berbahaya, dan bisa memicu kecelakaan.
Pemprov DKI melalui Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat bereaksi cepat. Mereka menerjunkan petugas untuk merapikan kabel yang bikin geleng-geleng kepala.
kumparan berkesempatan menjajal langsung skylift milik Bina Marga untuk melihat dari dekat proses merapikan kabel. Perlahan, skylift bergerak mendekati deretan kabel yang semrawut dan menjuntai itu.
Proses merapikan kabel terlihat berbeda dibandingkan saat melihatnya dari bawah. Petugas harus bergerak dari satu titik ke titik lainnya, menaikkan posisi kendaraan, lalu menggeser skylift untuk menjangkau bagian kabel yang perlu dirapikan.
Kabel-kabel itu kemudian ditarik dan diikat agar kembali rapi seperti semula. Pekerjaan itu dilakukan dari ketinggian, sementara kendaraan skylift bergerak mengikuti titik kabel yang harus ditangani.
Kepala Lapangan Bina Marga Jakarta Barat, Junaidi (50), mengatakan pekerjaan tersebut dilakukan usai menerima laporan mengenai kondisi kabel yang viral di media sosial.
"Ini ada laporan viral lewat Instagram," ujar Junaidi.
Junaidi menjelaskan, kabel yang berada di lokasi cukup banyak, sementara jarak antar-tiangnya relatif berjauhan. Kondisi tersebut membuat kabel menjadi berat dan turun ke bawah.
"Ini memang jarak tiang antara tiang ke tiang ini emang agak jauh ya. Kabelnya juga banyak, tiangnya jaraknya agak jauh. Jadi kabel ini berat, ngondoy Pak, kalau bahasa kita ngondoy lah, turun ke bawah gitu," jelas Junaidi.
Penanganan yang dilakukan oleh Bina Marga masih sebatas merapikan kabel yang semrawut dan menjuntai. Sementara itu, sejumlah tiang yang terlihat miring belum diperbaiki.
"Ini sudah dirapiin kabel-kabel medianya, cuma kalau tiang yang miring-miring kita belum bisa. Cuma kabel aja perapian kabel media aja," katanya.
Karena itulah, petugas memilih mengikat dan merapikan kabel agar tidak lagi menjuntai rendah. Dari atas skylift, satu per satu kabel ditata kembali mengikuti jalurnya.
"Kita bantu rapiin, kita ikat, supaya kabel-kabel yang awalnya ngejuntai ke bawah, yang turun ke bawah, kita sudah rapiin. Untuk warga juga yang lewat juga Pak udah aman lah Pak, udah tinggi lah untuk kabel-kabelnya udah tinggi, udah nggak ganggu warga yang lewat," tuturnya.
Persoalan kabel tersebut menjadi perhatian Bina Marga bersama APJATEL (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia). Dalam penanganan kali ini, Bina Marga membantu merapikan kabel yang menjuntai dan semrawut di antara tiang-tiang.
"Dari Bina Marga sama APJATEL. Kita ngerapiin aja, ngerapiin kabel-kabel medianya aja," kata dia.
Proses pengerjaan kabel itu berlangsung sejak pukul 09.30 WIB hingga siang hari sekitar pukul 12.00 WIB. Proses perbaikan berjalan lancar tanpa ada kendala berarti.
Sementara itu, Rahmat (70), seorang pedagang yang biasa berjualan di kawasan tersebut mengatakan kondisi kabel yang menjuntai tersebut sudah terjadi sekitar sepekan terakhir.
Kondisi kabel yang sempat menjuntai juga tidak membuat Rahmat merasa terganggu. Dia tetap beraktivitas seperti biasa dan menyerahkan proses perbaikan tersebut kepada tim Dinas Marga yang bertugas.
"Aman-aman saja. Itu mah urusan mereka. Bapak mah, usahanya cuma dagang," kata Rahmat.
Kini, setelah kabel-kabel dirapikan, bagian yang sebelumnya menjuntai sudah kembali meninggi. Pemandangan kabel listrik yang sebelumnya semrawut kini nampak lebih rapi kembali.
