Berlabuh di Sibolga, Tim Bedah TNI AL Lakukan Operasi Darurat di Atas Kapal
ยทwaktu baca 2 menit

KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (KRI RJW-992) memaksimalkan perannya sebagai rumah sakit terapung, saat sandar di Dermaga Pelindo, Sibolga. Kapal yang tergabung dalam Satgas Bantuan Kesehatan Bencana Alam Sumatera, ini melayani operasi bedah darurat kepada seorang warga yang terdampak bencana alam.
Para petugas medis TNI AL itu memberi tindakan operasi pada pasien laki-laki, Libertus Alexander (25). Ia mengalami radang selaput perut akibat kebocoran lambung.
"Berkat kesigapan tim bedah di atas kapal, tindakan penyelamatan berhasil dilakukan. Kondisi pasien saat ini dilaporkan stabil dan sedang menjalani rawat inap lanjutan di fasilitas kesehatan KRI RJW-992," kata Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) lewat keterangannya, Senin (8/12).
Selain tindakan bedah, Satgas Kesehatan TNI AL juga melayani puluhan warga yang datang untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan umum dan gigi. Pasien Umum, sebanyak 10 pasien dilayani dengan berbagai keluhan mulai dari demam, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hingga gangguan pencernaan (Dyspepsia) dan kasus penyakit kronis seperti Hipertensi (HT).
Dari jumlah pasien yang dirawat, ada 6 pasien mendapat layanan gigi termasuk pencabutan, penambalan, scaling hingga tindakan untuk kasus impaksi, dan abses.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat, memastikan pelayanan kesehatan primer dan spesialis dapat dijangkau oleh korban bencana," kata Dispenal.
Selain pelayanan medis di atas kapal, KRI RJW-992 juga memberikan dukungan logistik vital bagi fasilitas kesehatan di darat. Pada hari yang sama, dilaksanakan pengisian ulang sebanyak 6 tabung besar oksigen untuk mendukung operasional Rumah Sakit Metta Medika Sibolga.
KRI RJW-992, selain didesain khusus sebagai kapal bantu rumah sakit, juga melaksanakan misi kemanusiaan seperti penurunan bantuan logistik yang didistribusikan kepada masyarakat di wilayah terdampak.
Kegiatan ini sejalan dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh prajurit TNI AL senantiasa mengedepankan kehadiran dan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam situasi kedaruratan dan bencana.
