Bermodal Harta Rp 92 Juta, Zirhan Nekat Ikut Pilkada 2018 di Aceh

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pilkada (Foto: Embong Salampessy/Antara)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pilkada (Foto: Embong Salampessy/Antara)

KPK melalui laman "Pantau Pilkada 2018" merilis harta kekayaan dimiliki oleh masing-masing bakal calon kepala daerah di provinsi Aceh yang akan bertarung dalam Pilkada 2018.

Dalam pengumuman itu salah seorang kandidat dari Kabupaten Aceh Selatan, Zirhan dinyatakan sebagai calon yang paling sedikit memiliki harta kekayaan dibandingkan dengan kandidat lainnya.

Dikutip dari laman Pantau Pilkada 2018, Zirhan hanya memiliki harta kekayaan sebanyak Rp 92 juta sebagai calon wakil bupati. Angka ini paling kecil di antara 32 calon lainnnya. Sementara harta kekayaan paling tinggi dimiliki oleh Mirwan, pasangan Zirhan, yang maju sebagai calon Bupati Aceh Selatan sebesar Rp 14 miliar.

Di Aceh Selatan tercatat sebanyak 14 kandidat atau 7 pasangan akan bertarung dalam pesta demokrasi. Zirhan merupakan sebagai bakal yang diusung dari salah satu partai politik lokal Aceh yaitu Partai Aceh (PA).

instagram embed

Penyerahan SK penetapan keduanya sebagai calon bupati dan wakil bupati Aceh Selatan periode 2018-2023, diumumkan pada Senin 11 Sepetember 2017 lalu di kantor DPA Partai Aceh, Banda Aceh.

Meski hanya mimiliki harta yang paling sedikit, Zirhan mengaku dirinya memberanikan diri maju sebagai calon peserta dalam pilkada 2018 karena keinginan pribadi dan dorongan dari masyarakat. Dirinya direkomendasikan Pengurus PA di Aceh Selatan.

“Misi pribadi untuk maju bukan karena nafsu saya sadar juga dengan keadaan. Tetapi ini karena keinginan bersama,” katanya, saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Kamis (25/1).

Zirhan percaya, walau pun punya harta sedikit dibanding calon lain, tapi dengan modal kebersamaan dia mampu memenangi Pilkada mendatang.

“Partai Aceh tidak memandang saya dari materi, mereka menunjuk diri saya karena ikhlas. Makanya saya berani untuk maju karena kekuatan itu bukan karena uang tapi karena kekuatan bersama,” sebutnya.

“Ibarat sapu lidi kalau sudah bersama pasti kuat kalau saya sendiri, otomatis tidak kuat karena dengan kondisi keuangan yang saya miliki,” tambahnya.

Di Aceh terdapat 32 kandidat yang bakal bertarung. Di antaranya Kabupaten Pidie Jaya 8 kandidat (empat pasangan), Kota Subulussalam sebanyak 10 kandidat (Lima pasangan), dan Aceh Selatan 14 kandidat (7 pasangan).

Berikut daftar Kekayaan Calon Kepala Daerah di Aceh dikutip dari laman Pantau Pilkada 2018

Pidie Jaya

1. Aiyub Abbas - Rp 4.265.554.109

2. Anwar Ishak - Rp 7.805.000.000

3. M Yusuf Ibrahim - Rp 2.652.400.000

4. M Yusuf - Rp 3.467.123.650

5. Muhibbudin M Husein - Rp 4.007.000.000

6. Said Mulyadi - Rp 3.523.444.214

7. Saifullah - Rp 13.144.000.000

8. Yusri Yusuf - Rp 2.232.000.000

Aceh Selatan

1. Afdhal Yasin - Rp 190.149.001

2. Amran - Rp 1.200.000.000

3. Azwir - Rp 1.249.527.465

4. Baital Makmur - Rp 2.062.700.000

5. Darman - Rp 2.008.775.383

6. Harmaini - Rp 4.989.372.260

7. Huseinm Yusuf - Rp 1.223.798.763

8. Karman - Rp 745.596.493

9. M Jasa - Rp 394.500.000

10. Mirwan - Rp 14.190.930.671

11. Mustafril - Rp 407.553.957

12. T Sama Indra - Rp 6.773.436.347

13. Zirhan - Rp 92.000.000

14. Zulkarnaini - Rp 830.000.000

Subulussalam

1. Affan Alfian - Rp 5.583.928.600

2. Anasri Rp - 2.359.897.458

3. Asmauddin - Rp 2.756.398.086

4. Asmidar - Rp 10.910.000.000

5. Dedi Anwar - Bancin Rp 800.000.000

6. Jalaluddin - Rp 1.507.000000

7. Sabaruddin - Rp 140.057.479

8. Salmaza - Rp 1.102.000.000

9. Sartina - Rp 3.551.844.998

10. Wagiman - Rp 820.587.041