Bertemu Jokowi, Anies Pakai Batik Parang yang Sama Saat Bertemu 2017
·waktu baca 3 menit

Bacapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan makan siang bersama dengan Presiden Jokowi. Anies dan Jokowi makan siang bersama di Istana Merdeka, Senin (30/10).
Namun, Anies tak berdua dengan Jokowi. Ia turut ditemani oleh bacapres dari PDIP Ganjar Pranowo dan bacapres dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto.
Ada pemandangan menarik dalam acara makan siang ini karena baik Anies, Ganjar, Prabowo dan Jokowi sama-sama memakai batik. Menariknya, motif batik yang dipakai tiga bacapres adalah motif parang. Sedangkan Jokowi motif burung merak.
Selain itu, Anies ternyata menggunakan batik yang sama ketika ia bertemu Jokowi di Istana pada 2017.
Kala itu, pada Rabu (25/10/2017), Anies yang baru menjabat Gubernur DKI ke Istana bersama Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno. Anies-Sandi menggelar pertemuan tertutup dengan Jokowi dengan didampingi Seskab Pramono Anung dan Menhub Budi Karya.
Ada yang menarik dari pilihan busana yang dipilih Anies ketika menyambangi Istana. Anies memilih menggunakan batik bermotif parang saat ke Istana.
Makna Batik Parang
Berdasarkan penelusuran kumparan, batik parang merupakan salah satu jenis batik tertua. Batik Parang merupakan salah satu motif batik yang paling tua di Indonesia. Parang berasal dari kata Pereng yang berarti lereng. Perengan menggambarkan sebuah garis menurun dari tinggi ke rendah secara diagonal.
Batik ini merupakan batik asli Indonesia yang sudah ada sejak zaman keraton Mataram Kartasura (Solo) dan dulunya hanya bisa dipakai oleh raja, penguasa, dan ksatria.
Susunan motif S jalin-menjalin tidak terputus melambangkan kesinambungan. Bentuk dasar huruf S diambil dari ombak samudra yang menggambarkan semangat yang tidak pernah padam.
Sebagai salah satu motif batik dasar yang paling tua Batik Parang ini memiliki makna petuah untuk tidak pernah menyerah, ibarat ombak laut yang tak pernah berhenti bergerak. Batik Parang juga menggambarkan jalinan yang tidak pernah putus, baik dalam arti upaya untuk memperbaiki diri, upaya memperjuangkan kesejahteraan, maupun bentuk pertalian keluarga.
Selain itu, garis diagonal lurus melambangkan penghormatan dan cita-cita, serta kesetiaan kepada nilai yang sebenarnya. Dinamika dalam pola parang ini juga disebut ketangkasan, kewaspadaan, dan kontituinitas antara pekerja dengan pekerja lain.
Kembali Dipakai Anies Jelang Pilpres 2024
Selang 6 tahun, Anies kembali ke Istana dan bertemu Jokowi. Kini Anies merupakan bacapres. Ia berpasangan dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Menariknya, Anies menggunakan batik dengan motif dan model yang sama dengan 2017 ketika ia menemui Jokowi.
Ketika disinggung apakah ada maksud atau pesan yang ingin disampaikan olehnya, Anies hanya tersenyum.
"Masa sih? Sama ya (batiknya sama) ," kata Anies seraya tersenyum.
Namun, Anies menegaskan batik yang ia pakai hari ini adalah baju batik yang sudah lama, bukan baru.
"Baji batik saya selalu saya pakai bertahun-tahun, saya masih banyak baju batik yang usianya 20 tahun, 15 tahun, yang selalu saya rawat, saya pakai lagi. Enggak kelihatan kayak lama kan? karena dirawat," kata Anies.
"Selama kita punya air lerak yang baik, batik itu bisa tahan lama," tutur dia.
