Bertemu Komunitas Ekonomi Kreatif Gen Z, RK Siap Hadirkan 1 Juta Lapangan Kerja

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon Gubernur Jakarta nomor urut satu Ridwan Kamil menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu dengan generasi Z, di Menera Peninsula, Jakarta Barat, Kamis (24/10/2024).  Foto: Alya Zahra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Calon Gubernur Jakarta nomor urut satu Ridwan Kamil menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu dengan generasi Z, di Menera Peninsula, Jakarta Barat, Kamis (24/10/2024). Foto: Alya Zahra/kumparan

Cawagub Jakarta Ridwan Kamil (RK) bertemu Komunitas Ekonomi Kreatif Generasi Z di Menara Peninsula, Jakarta Barat, Kamis (24/10). Ia mengatakan akan membangun Jakarta sebagai kota global dibutuhkan gagasan-gagasan ekonomi baru. Salah satunya, ekonomi digital sebagai langkah awal.

Ekonomi digital ini, kata RK, akan dikembangkan melalui investasi, pembangunan co-working space gratis untuk meningkatkan produktivitas sekaligus lahan pendapatan, dan lapangan kerja.

Eks Gubernur Jawa Barat itu menjelaskan nantinya Pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) akan membuka satu juta lapangan kerja. Sehingga dalam waktu lima tahun, kata Ridwan Kamil, angka pengangguran dapat berkurang.

“Kemudian, lapangan pekerjaan dari konsep makro sampai konsep padat karya, pasangan RIDO ini siap menghadirkan 1 juta lapangan pekerjaan. Pengangguran kan 350 ribu, ya, dalam lima tahun, 1 juta lapangan pekerjaan baru mudah-mudahan bisa diserap oleh warga Jakarta,” ungkap Ridwan Kamil kepada wartawan, di Menara Peninsula, Jakarta Barat, Kamis (24/10).

Mantan Wali Kota Bandung tersebut juga telah menyiapkan dana bantuan bagi Generasi Z yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Nantinya, dana bantuan ini akan diberikan selama tiga bulan pertama.

“Yang ketiganya Gen Z ini kena PHK kita kan ada allowence selama tiga bulan agar mereka bisa hidup survive sebelum mereka mendapatkan pekerjaan lagi,” ucapnya.

Selain itu, RK berencana menghubungkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan perusahaan-perusahaan besar, seperti Samsung, Shopee, dan Microsoft. Sehingga Siswa SMK yang telah lulus dapat bekerja langsung di perusahaan tersebut. Konsepnya akan seperti ‘bapak asuh’ yang bekerja sama dengan brand-brand ternama.

“Ada, saya kan dulu udah bikin SMK Shopee, SMK Samsung, SMK Microsoft, itu akan saya ulang di sini. Jadi, SMK itu ada bapak asuhnya, bapak asuhnya itu adalah brand-brand besar,” ujar Ridwan Kamil.

“Kayak brand Shopee dulu bantu saya itu hampir setengah lulusan SMK nya diserap untuk industri online mereka,” tambah dia.