Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8

ADVERTISEMENT
Pemakaman menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi oleh warga di Jakarta saat momen Lebaran 2025. Salah satunya Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
Pada H+1 Lebaran atau Selasa (1/4) peziarah seakan tak berhenti datang ke pemakaman. Adi (42 tahun) menjadi bagian dari peziarah itu.
Adi datang bersama istrinya, Selvi (50 tahun). Mereka datang dari Tangerang demi bisa 'bertemu' dengan sang orang tua. Di TPU Tanah Kusir terdapat makam orang tua Selvi yang meninggal dunia pada 1996.
"Baru sempat ke sini sekarang. Soalnya kami tinggal di Tangerang, jadi harus selesaikan dulu silaturahmi dengan keluarga di sana,” ujar Adi.
Di tepi makam, keduanya mendoakan orang yang tersayang itu. Bagi mereka ziarah tak sekadar tradisi, tetapi juga pengingat bahwa hidup ini sementara.
“Doa mah setiap hari, tapi dengan datang ke makam, kita jadi lebih sadar bahwa kita pun akan kembali ke sini suatu saat nanti,” tutur Adi.
Peziarah lainnya, Mila Karmila, juga mengunjungi makan orang tuanya dalam ziarah kali ini. Orang tua Mila meninggal dunia pada waktu yang berbeda namun dimakamkan di satu liang lahad.
ADVERTISEMENT
“Papa meninggal tahun 2000, mama 2017. Makanya makamnya disatukan,” ujarnya.
Mila mengaku tidak hanya di hari-hari besar saja berziarah ke makam orang tuanya. Kadang saat rindu kehadiran mereka, Mila juga datang berkunjung.
Meski begitu, bagi Mila, ziarah kubur tidak hanya untuk menghapus rindu dengan orang tuanya yang sudah tidak ada. Tapi juga menjadi pengingatnya bahwa hidup hanya sementara.
“Ini mengingatkan kita bahwa suatu saat kita juga akan dipanggil. Jadi, apa sih yang sudah kita lakukan di dunia ini?” ujarnya.