Bertemu PM Pakistan, Prabowo Bahas Gaza dan Dukungan Two-State Solution

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima sambutan kenegaraan penuh kehormatan di kediaman resmi Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif di Islamabad, Selasa (9/12/2025). Foto: Dok. Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima sambutan kenegaraan penuh kehormatan di kediaman resmi Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif di Islamabad, Selasa (9/12/2025). Foto: Dok. Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia dan Pakistan, mempunyai prinsip yang sama untuk mendukung Gaza.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di Islamabad, Selasa (9/12).

"Dan juga, kita mengoordinasikan kebijakan luar negeri kita karena kita memiliki pendirian dan prinsip yang sama, terutama terhadap Palestina, terhadap Gaza," ujar Prabowo.

Prabowo menyebut komunikasi antara kedua negara berlangsung erat di level menteri luar negeri. Ia menegaskan kedua negara akan terus menjaga sikap yang sejalan dalam isu Palestina.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima sambutan kenegaraan penuh kehormatan di kediaman resmi Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif di Islamabad, Selasa (9/12/2025). Foto: Dok. Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

"Dan para menteri kita, para menteri luar negeri kita, saling berhubungan erat, dan kita akan selalu berusaha, kita akan selalu mempertahankan pendirian bersama dalam hal ini," katanya.

Dalam pernyataannya, Prabowo kembali menegaskan dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara sebagai jalan penyelesaian konflik Palestina-Israel.

"Sekali lagi, kita tidak akan goyah dalam dukungan kita terhadap solusi dua negara di Palestina," tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan optimismenya terhadap masa depan hubungan kedua negara serta peluang kerja sama yang lebih luas.

"Saya pikir ke depannya, saya merasa sangat optimis. Saya merasa sangat optimis," pungkas dia.