BGN: Agar Tak Bosan, Siswa Boleh Usul Menu MBG Seminggu Sekali
·waktu baca 2 menit

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) sempat menuai kritik karena menu yang dianggap monoton.
Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, mengatakan kini anak-anak diberi ruang untuk mengusulkan makanan kesukaan mereka, minimal seminggu sekali.
“Pokoknya 1 minggu itu dibolehkan, anak-anak boleh request, boleh request nasi padang, pokoknya apa yang di kepala mereka lah, yang belum pernah mereka makan, itu akan dimasakkan,” ujar Nanik dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jumat (26/9).
Menurutnya kreativitas dalam variasi menu ini penting agar siswa tidak jenuh dengan makanan yang disajikan setiap hari.
Ia mencontohkan, banyak anak di daerah terpencil yang penasaran dengan burger atau spaghetti karena melihat di televisi atau internet.
“Misalnya anak-anak yang di daerah-daerah terpencil kan susah dapet burger, nah mungkin dia nontonnya di TV atau nonton di Youtube ya, terus kemudian kan pengin makan apa, 1 minggu itu boleh request 1 kali. Jadi anak-anak boleh request 1 kali, supaya nggak bosen dengan makanan ini,” kata Nanik.
Nanik menegaskan, pemberian menu khusus ini tidak berarti setiap hari anak-anak akan disuguhi makanan seperti burger atau spaghetti. Melainkan hanya sekali dalam sepekan, sebagai bentuk variasi dan apresiasi atas selera mereka.
Selain menjaga semangat anak-anak, BGN juga berupaya mengembalikan kepercayaan orang tua pasca kasus keracunan massal beberapa waktu lalu.
“Pada prinsipnya anak-anak ini senang sekali dengan makanan. Jadi jangan sampai ada trauma, makanya kita ajak bicara, kita ajak mereka tetap percaya sama program ini,” ungkap Nanik.
