BGN Tutup Permanen 4 SPPG di Jayapura usai Dinilai Tak Layak

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menutup empat dapur MBG atau SPPG di Jayapura buntut dari proses pengelolaan dan pembangunan yang di nilai asal-asalan.
Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II, Nurjaeni, menyebutkan SPPG yang tidak layak memang akan ditutup.
"Hal itu diketahui dari hasil audit yang diperoleh, memang betul-betul tidak layak,” ungkapnya usai meresmikan SPPG di kampung harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (2/10).
"Termasuk salah satunya SPPG di Depapre yang ditutup secara permanen,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, penutupan permanen itu juga telah tertuang di dalam perjanjian kerja sama (PKS) tentang SPPG tidak layak maka ditutup permanen.
“Itu konsekuensi. Makanya jangan membangun dapur asal-asalan dalam arti, membangun dapur harus sesuai persyaratan yang ditetapkan Dinas Kesehatan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, penutupan sementara juga dilakukan terhadap SPPG yang terdapat kejadian menonjol atau kejadian fatal.
Penutupan dilakukan sampai dengan dilakukannya perbaikan-perbaikan dan dinyatakan layak kembali beroperasi oleh dinas kesehatan.
