Bila Dana Darurat Bencana Kurang, Sultan HB X Siap Bantu

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (Sultan HB X) mengatakan kerusakan bangunan akibat gempa Yogya, Jumat (30/6) malam, relatif ringan. Hal itu Sultan sampaikan di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Sabtu (1/7).
"Kalau laporan (kerusakan) sudah. Tapi relatif rusak ringan semua kok. Hanya jumlahnya (kerusakan) yang paling banyak di Gunungkidul," kata Sultan.
Sultan mengatakan Dinas Sosial DIY telah terjun untuk terus mendata. Sultan pun akan rapat dengan bupati yang wilayahnya terdampak gempa.
Di sisi lain, Sultan mengatakan setiap kabupaten memiliki dana darurat untuk bencana. Jika masih kurang, maka Pemda DIY akan membantu.
"Mereka (kabupaten) kan juga punya dana taktis, dana darurat, jadi sudah dikatakan kalau di Bantul masih ada 14 (miliar rupiah) kalau Gunungkidul masih 5 (miliar rupiah). Ya nanti kalau kurang kita bantu," katanya.
Sultan mengatakan bantuan akan diberikan sesuai dengan kerusakan yang dialami rumah warga. "Genteng rontok ya diganti gentenge (gentengnya)," kata Sultan.
Ratusan Bangunan Terdampak
Laporan dari Plh Kalak BPBD DIY Danang Samsurizal, data per 02.30 WIB, menyebutkan total ada 137 bangunan yang terdampak gempa.
Rumah rusak 106 unit (102 unit rusak ringan dan 4 unit rusak sedang).
Fasilitas perkantoran 12 unit (11 unit rusak ringan dan 1 unit rusak sedang).
Fasilitas ibadah 5 unit rusak ringan.
Fasilitas usaha 3 unit rusak ringan.
Fasilitas pendidikan 2 unit rusak ringan.
Fasilitas kesehatan 2 unit rusak ringan.
Kandang ternak 3 unit (1 unit rusak ringan, 1 unit rusak sedang dan 1 unit rusak berat).
1 jaringan listrik yang rusak ringan
1 tiang listrik rusak ringan
2 trafo listrik rusak ringan.
Jika dirinci per kabupaten, total ada 79 unit bangunan rusak di Gunungkidul, 35 unit rusak di Bantul, 20 unit rusak di Kulon Progo, dan 3 unit rusak di Sleman.
Korban Luka dan Meninggal
Dari kejadian gempa semalam, laporan BPBD DIY mencatat 1 korban meninggal dunia di Bantul. Korban meninggal dunia karena kaget saat gempa.
Lalu korban luka ada 5 di Bantul, 2 di Gunungkidul, 1 di Sleman, dan 1 di Kulon Progo.
