kumparan
27 Jun 2018 19:40 WIB

Bila Terbukti Ada Kecurangan, Tim Sudrajat-Syaikhu Akan Gugat ke MK

Konpers Tim Sudrajat-Syaikhu. (Foto: Moh Fajri/kumparan)
Tim pemenangan pasangan Sudrajat-Syaikhu berniat menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) apabila pelaksanaan Pilkada Jabar terindikasi curang. Berdasarkan hasil quick count, pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum keluar sebagai pemenang.
ADVERTISEMENT
“Kita nanti kalau itu (gugat ke MK) bukan berdasarkan survei, tapi jika ada laporan-laporan yang signifikan. Katakanlah ada kecurangan, jadi bukan berdasarkan survei soal gugatan ke MK, tapi jika ada hal-hal itu tadi yang secara struktural, masif,” kata Ketua Tim Pemenangan Sudrajat-Syaikhu, Haru Suandharu, kepada kumparan di posko pemenangan Hotel Preanger, Bandung, Jawa Barat, Rabu, (27/6).
Namun sampai saat ini Haru mengaku masih fokus mengamankan suara pasangan Sudrajat-Syaikhu. Haru mengungkapkan suara pasangan yang diusung oleh Gerindra, PAN, dan PKS ini belum sesuai dengan survei internal yang dilakukan pihaknya.
Konpers Tim Sudrajat-Syaikhu. (Foto: Moh Fajri/kumparan)
“Kita sampai sekarang belum berpikiran semacam itu, belum berpikir ada kecurangan tapi angkanya belum mencapai hasil survei kita,” kata Haru.
Haru mengungkapkan, berdasarkan survei yang dilakukan timnya, pasangan Sudrajat-Syaikhu seharusnya memperoleh suara sampai 35 persen. Dengan jumlah tersebut menurutnya Sudrajat-Syaikhu bisa keluar sebagai pemenang Pilgub Jabar 2018.
ADVERTISEMENT
“Survei kita 35 persen. Iya (harusnya unggul), kita mudah-mudahan (menang), kita harus cek,” ungkapnya.
----------------------------------------------------
Saksikan laporan lengkap Pilkada serentak 2018 di kumparan melalui topik Pilkada serentak 2018.
Bagi pembaca yang memiliki informasi terkait Pilkada Serentak 2018, silakan dikirim melalui email redaksi@kumparan.com, atau bisa melalui sosial media resmi kumparan: instagram kumparan, twitter @kumparan dan Facebook @kumparancom.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan