Bima Arya Tinjau Korban Banjir di Solok, Diminta Ibu-ibu Cek Rumah-Sawah Hancur

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meninjau penanganan bencana banjir di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (1/12/2025).   Foto: Dok. Kemendagri
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meninjau penanganan bencana banjir di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (1/12/2025).   Foto: Dok. Kemendagri

Wamendagri Bima Arya Sugiarto meninjau penanganan bencana banjir di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (1/12). Momen itu dibagikan Bima di akun Instagram pribadinya.

Salah satu momennya adalah saat Bima Arya ditarik ibu-ibu untuk melihat kondisi rumahnya yang rusak akibat bencana banjir.

Bima menyampaikan bahwa terkait kerusakan rumah, akan ditindaklanjuti oleh Presiden Prabowo Subianto.

Foto Udara sampah kayu gelondongan pasca banjir bandang di Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Sabtu (29/11/2025). Foto: Wawan Kurniawan/ANTARA FOTO

"Jadi begini ibu-ibu ini kan sama pak bupati sudah didata nanti disampaikan ke provinsi presiden kan sudah janji akan dibantu semua. Yang penting datanya sudah masuk semua kan," kata Bima kepada ibu-ibu tersebut.

Pada kesempatan itu, Bima juga bertanya ke warga soal kondisinya. Selain itu, Bima juga diajak warga melihat kondisi lahan sawah yang hancur.

instagram embed

Tekankan Percepatan Pemulihan

Dalam arahannya, Bima Arya menekankan pentingnya gerak cepat seluruh unsur pemerintah dalam memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi dengan baik.

Bima mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Solok, hingga berbagai pihak terkait lainnya dalam memitigasi dan menangani bencana.

“Presiden meminta kita semua memang bergerak cepat sejak hari pertama,” jelasnya di Posko Utama Bencana Koto Baru, Kabupaten Solok.

Bima menegaskan bahwa distribusi logistik menjadi prioritas yang harus dijaga kelancarannya agar tidak terjadi keterlambatan yang berpotensi menimbulkan korban. Ia menyampaikan pentingnya memastikan seluruh keluarga terdampak dapat menerima bantuan tepat waktu.

“Saya melihat juga memang hari ini yang sangat dibutuhkan dan harus kita pastikan adalah distribusi logistik kepada keluarga yang terdampak,” tegasnya.