BIN Bantah Data Agennya Bocor
·waktu baca 1 menit

Data milik Badan Intelijen Negara (BIN) diduga bocor setelah diretas oleh seseorang. Kabar ini pertama kali diketahui setelah seorang pengguna Breached.to dengan nama strovian mengeklaim memiliki 10 file atau dokumen laporan, strategi, bisnis, dan daftar nama agen BIN.
Rincian daftar nama itu termasuk tempat tanggal lahir, pangkat, golongan, hingga nomor induk pegawai. Data itu disebutnya dicuri dari Deputi Bidang Intelijen Luar Negeri BIN pada 2020.
Tangkapan layar salah satu data itu di media sosial. Data tersebut berbentuk tabel.
Namun hal itu dibantah oleh BIN. Juru bicara BIN Wawan Hari Purwanto mengatakan tidak ada kebocoran data di instansinya.
"Itu hoax. Data BIN aman-aman saja, terenkripsi," kata Wawan, Senin (22/8).
Menurut Wawan data agen BIN tidak mungkin bocor. Sebab datanya merupakan samaran.
"Karena data diri dan agen semua samaran. Jadi tidak ada kebocoran," pungkas Wawan.
