BKPM: Jumlah Kunjungan Wisatawan Asing ke Manado Terus Meningkat

Pemerintah tengah gencar mempromosikan destinasi wisata di Manado, Sulawesi Utara. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong target 20 juta jumlah kunjungan wisawatan asing ke Indonesia pada 2019.
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM, Himawan Hariyoga, mengatakan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Manado terus meningkat. Meskipun Manado tidak termasuk dalam 10 destinasi wisata baru, namun dia optimistis jumlah wisatwan asing yang melancong ke Manado akan terus bertambah.
"Jumlah wisman yang datang ke Manado sudah meningkat luar biasa. Kalau enggak salah datanya itu dari 12.000 orang per tahun menjadi 12.000 per bulan. Dengan adanya program ini bisa terus meningkatkan jumlah wisaman," kata Himawan di kantor BKPM, Jakarta, Kamis (13/4).
Menurut Himawan, wisatawan asing yang datang ke Manado sebagian besar berasal dari China. Dia optimistis China juga akan menjadi salah satu investor terbanyak di Manado.

"Tapi juga yang menarik itu ada korelasi yang sangat positif antara dibukanya jalur penerbangan langsung terutama dari beberapa kota khususnya di China ke Manado, yang kemudian korelasinya positif dengan kedatangan para turis, khususnya China. Tapi juga tidak terbatas hanya China," ujarnya.
BKPM akan menggelar Manado International Conference on Tourism Investment yang akan digelar pada 23-24 Mei 2017. Acara tersebut merupakan salah satu strategi pemerintah untuk menawarkan investasi sektor pariwisata di Manado kepada para investor. Rencananya acara tersebut akan dihadiri 500 investor.
Berdasarkan data BKPM, investasi yang masuk ke Sulawesi Utara saat ini masih didominasi sektor infrastruktur seperti listrik, gas dan air yang tercatat investasi dari dalam negeri mencapai Rp 3,4 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 209 juta dolar AS.
Sementara untuk sektor pariwisata seperti investasi di bidang hotel dan restoran berkontribusi 13 persen dari total PMA yang masuk tercatat sebesar 26,9 juta dolar AS.
