BKSDA Kembali Temukan Gajah Mati di Aceh Jaya

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BKSDA Aceh temukan bangkai gajah di Aceh Jaya.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
BKSDA Aceh temukan bangkai gajah di Aceh Jaya. Foto: Dok. Istimewa

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, kembali menemukan tiga ekor gajah liar yang mati hanya menyisakan tulang belulang, di Desa Tuwi Pria, Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya.

Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto, mengatakan, kerangka hewan bertubuh besar itu kembali ditemukan pada Kamis (2/1).

Petugas melanjutkan pencarian usai mendapatkan informasi dari warga yang mengabarkan masih adanya gajah lain yang mati akibat terkena pagar listrik.

“Ditemukan Pada 6 titik lokasi yang didatangi petugas. Di sana mereka kembali menemukan adanya 3 ekor gajah mati yang sudah berupa tulang belulang,” kata Agus.

BKSDA Aceh temukan bangkai gajah di Aceh Jaya. Foto: Dok. Istimewa

Kematian hewan dilindungi itu diduga sama dengan temuan gajah sebelumnya yang diduga mati akibat terkena tegangan arus listrik.

“Di sekitar lokasi penemuan tulang belulang gajah itu. Ditemukan adanya pagar listrik yang dipasang pada perkebunan sawit masyarakat,” ujarnya.

Sisa tulang belulang dari dua ekor gajah yang mati di Desa Tuwi Pria, Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya. Foto: Dok. BKSD Aceh

Atas temuan itu, hingga saat ini total petugas telah menemukan gajah mati sebanyak 5 ekor. Temuan itu terdiri dari 4 ekor tulang belulang utuh dan 1 ekor tulang belulang hanya dengan rahang bawah tanpa tengkorak kepala utuh

“Temuan ini selanjutnya akan diproses secara hukum. BKSDA Aceh akan terus berkoordinasi dengan pihak Polres Aceh Jaya terkait proses penanganan kematian gajah,” ungkapnya.