BMKG: Muncul Bibit Siklon 91S, Berpeluang Tinggi Jadi Siklon

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bibit siklon tropis 91S pada 5/1/2026. Foto: Dok. BMKG
zoom-in-whitePerbesar
Bibit siklon tropis 91S pada 5/1/2026. Foto: Dok. BMKG

BMKG mengumumkan terbentuknya Bibit Siklon Tropis 91S pada 3 Januari 2026 pukul 18.00 UTC (01.00 WIB). Bibit badai yang berada di bawah pemantauan TCWC/Pusat Peringatan Siklon Tropis Jakarta itu berpeluang tinggi menjadi badai kuat (siklon tropis).

"Bibit Siklon Tropis 91S memiliki peluang Tinggi untuk menjadi siklon tropis dan bergerak ke arah selatan-tenggara, menjauhi wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan,โ€ kata BMKG, Senin (5/12).

Saat ini bibit badai itu berada di sekitar Samudera Hindia barat daya Lampung, dengan kecepatan angin maksimum 35 knot (65 km/jam) dan tekanan udara minimum 998 hPa.

Dampak Bibit 91S

Nelayan menerjang gelombang di kawasan Pelabuhan Jepara, Jobokuto, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (3/2/2024). Foto: Yusuf Nugroho/ANTARA FOTO

BMKG memaparkan dampak tidak langsung 91S terhadap kondisi cuaca ekstrem dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 Jam hingga 6 Januari 2026 pukul 07.00 WIB, yaitu:

Angin Kencang

  • Pesisir barat Bengkulu

  • Pesisir barat Lampung

Gelombang Laut Tinggi

1.25 - 2.5 m (Moderate Sea)

  • Perairan Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung

  • Perairan selatan Pulau Jawa

  • Selat Sunda bagian selatan

  • Samudera Hindia selatan Pulau Jawa

  • Samudera Hindia Barat Aceh hingga Bengkulu

2.5 - 4.0 m (Rough Sea)

  • Samudera Hindia Barat Lampung