BMKG Yogya Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem pada September-Oktober

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana awan mendung di langit Jakarta, Rabu (21/10/2020). BMKG menyatakan saat ini tengah terjadi fenomena La Nina di Samudera Pasifik yang bisa menimbulkan kondisi cuaca ekstrem di Indonesia, BMKG pun menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan b Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Suasana awan mendung di langit Jakarta, Rabu (21/10/2020). BMKG menyatakan saat ini tengah terjadi fenomena La Nina di Samudera Pasifik yang bisa menimbulkan kondisi cuaca ekstrem di Indonesia, BMKG pun menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan b Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto

BMKG Yogya mengimbau pemerintah daerah hingga masyarakat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem saat peralihan musim kemarau ke hujan di bulan September-Oktober.

"Periode peralihan musim dari kemarau ke hujan September-Oktober 2025 dan potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang," kata Kepala Stasiun Klimatologi D.I Yogyakarta, Reni Kraningtyas, dalam siaran persnya, Rabu (10/9).

Reni menjelaskan kemarau 2025 ini cenderung basah. Artinya hujan masih akan turun meski sudah masuk musim kemarau.

"Perlu dilakukan penyesuaian pola tanam dengan kondisi iklim terkini serta mengantisipasi risiko bencana hidrometerologi basah pada wilayah-wilayah yang diprediksikan sifat hujannya atas normal," jelas Reni.

Adapun prediksi hujan dasarian di DIY oleh BMKG sebagai berikut:

  • Curah hujan dasarian II September 2025 diprediksi dalam kategori rendah berkisar antara 10-50 mm/dasarian dengan sifat hujan seluruhnya Atas Normal (AN).

  • Curah hujan dasarian III September 2025 diprediksi dalam kategori rendah-menengah berkisar antara 10-75 mm/dasarian dengan sifat hujan bervariasi Bawah Normal (BN)-Atas Normal (AN).

  • Curah hujan dasarian I Oktober 2025 diprediksi dalam kategori rendah-menengah berkisar antara 20–100 mm/dasarian dengan sifat hujan seluruhnya Atas Normal (AN).

Hari Ini Yogya Mendung

Sementara itu, pada hari ini, Rabu (10/9) cuaca Kota Yogyakarta terpantau mendung. Angin juga berembus meski tak terlalu kencang.

"Saya keluar rumah juga menyiapkan jas hujan," kata Yustinus di Wirobrajan, Kota Yogyakarta.

Sementara tadi malam sebagain wilayah di DIY hujan seperti di Sedayu, Kabupaten Bantul dan Piyungan, Bantul.

"Semalam Piyungan hujan," kata Dwi Agung warga Piyungan.

Hujan juga terjadi di wilayah Kabupaten Sleman.

"Malam gerimis. Pagi tadi hujan. Kalau sekarang mendung," kata Christi warga Sumberadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.