BNN: Kapten Tekad Bebas Narkoba, Punya Gangguan Psikiatris

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Konferensi Pers Kemenhub tentang Pilot Tekad (Foto: kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi Pers Kemenhub tentang Pilot Tekad (Foto: kumparan)

Kapten Tekad Purna Agniamamartanto, mantan pilot Citilink, bebas dari narkoba. Namun hasil pemeriksaan kejiwaaan, Tekad memiliki gangguan psikiatris.

Dalam jumpa pers di Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (10/1), Kepala Humas BNN Slamet Pribadi menyampaikan hasil pemeriksaan BNN.

"Dilakukan assessment untuk mengetahui zat yang dipakai. Hasil fisik tidak ditemukan kelainan yang bermakna, hasil psikiatris didapatkan gangguan. Hasil pemeriksaan urine, rambut, dan darah tidak ditemukan zat narkoba dan psikotropika," jelas Slamet. Hadir juga dalam jumpa pers ini Kepala Humas Kemenhub Bambang S Ervan.

Menurut Slamet, BNN melakukan tes pemeriksaan berdasarkan permintaan dari Kemenhub. Sedangkan terkait dugaan penggunaan tembakau gorila, Slamet masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Diduga (pilot) menggunakan (tembakau) gorila hanya viral di medsos, siapa pun belum bisa menyampaikan ketika hasil lab keluar. Kita belum bisa pastikan. Gorila itu bagian dari 46 zat baru yang ditemukan di Indonesia.

Kapten Tekad dipecat dari Citilink setelah video yang menunjukkan dia berjalan seperti orang mabuk beredar. Kejanggalan Kapten Tekad ini sebelumnya telah diendus para penumpang yang hendak terbang dari Surabaya ke Jakarta. Penumpang meminta pilot diganti karena memberikan salam pembuka dengan nada seperti orang mabuk. Akibat insiden ini, CEO dan direktur operasi Citilink mengundurkan diri.

video youtube embed