BNN Tes Urine 1.100 Polisi di Polresta Denpasar

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para personel di jajaran Polresta Denpasar jalani tes urin di Mako Polresta Denpasar bersama BNNK Badung, Jumat (31/8). (Foto: Cisilia Agustina/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Para personel di jajaran Polresta Denpasar jalani tes urin di Mako Polresta Denpasar bersama BNNK Badung, Jumat (31/8). (Foto: Cisilia Agustina/kumparan)

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar tes urine secara massal di Polresta Denpasar, Bali. Tes yang berlangsung pada hari ini, Jumat (31/8), menguji semua orang di kantor polisi tersebut. Bukan hanya polisi yang bertugas, warga sipil hingga Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo diambil sampel urinnya.

Ada sekitar 1.100 orang yang mengikuti uji narkoba hari ini. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada hasil positif dari sampel yang diambil BNN.

Para personel di jajaran Polresta Denpasar jalani tes urin di Mako Polresta Denpasar bersama BNNK Badung, Jumat (31/8). (Foto: Cisilia Agustina/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Para personel di jajaran Polresta Denpasar jalani tes urin di Mako Polresta Denpasar bersama BNNK Badung, Jumat (31/8). (Foto: Cisilia Agustina/kumparan)

Kepala BNNK Badung, AKBP Ni Ketut Masmini menyebutkan, pada 2017 tes serupa pernah berlangsung di Polresta Denpasar. Hasilnya, ditemukan dua polisi positif sebagai pengguna narkoba.

"Tahun 2017, ada 5 orang anggota Polri yang kami rehab. 2 di Polresta Denpasar dan 3 di Polres Badung," ujar Masmini.

Para personel di jajaran Polresta Denpasar jalani tes urin di Mako Polresta Denpasar bersama BNNK Badung, Jumat (31/8). (Foto: Cisilia Agustina/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Para personel di jajaran Polresta Denpasar jalani tes urin di Mako Polresta Denpasar bersama BNNK Badung, Jumat (31/8). (Foto: Cisilia Agustina/kumparan)

Masmini mengatakan, jika melalui uji narkoba ada temuan positif, BNN akan langsung melakukan assessement. "Untuk tahu jenis narkoba apa yang digunakan dan tingkat ketergantungannya sehingga bisa mengambil langkah selanjutnya," sebutnya.

Sedangkan Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo menyampaikan, jika memang ada anggotanya yang diketahui menggunakan narkoba setelah tes urin tersebut, maka pihaknya tidak segan menindak tegas yang bersangkutan.

"Saya tidak segan memberikan sanksi disiplin. Jika ada indikasi jual beli akan kami tindak yang bersangkutan," tegasnya.