BNNP DIY Endus Lab Tersembunyi yang Diduga Produksi Narkotika

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengguna narkoba. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengguna narkoba. Foto: Getty Images

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY mengendus keberadaan clandestine laboratory atau lab tersembunyi yang diduga berkaitan dengan produksi narkotika.

"Kita mendeteksi, adanya informasi bahwa di tempat-tempat tertentu ada clandestine lab. Masih kita dalami," kata Kepala Bidang Pemberantasan BNNP DIY Kombes Pol Trisaksono Puspo Adji melalui sambungan telepon dengan wartawan, Rabu (26/11).

"Clandestine lab ini kan harus kita ungkap supaya tidak ada produksi narkotika di wilayah DIY," jelasnya.

Jenis narkotika yang diproduksi laboratorium tersebut hingga lokasinya menurut Trisaksono masih didalami. Sehingga belum bisa diungkapkan ke publik terlebih dahulu.

"Belum bisa kita sampaikan. Ya (lokasi) di wilayah DIY dan sekitarnya," katanya.

Trisaksono mengatakan penting pula peran masyarakat termasuk perangkat terkait seperti Ketua RT dan RW dalam pengungkapan clandestine ini.

"BNN sudah beberapa kali melakukan pengungkapan terhadap clandestine lab. Dan diharapkan seluruh ketua RT, ketua RW, kemudian kapanewon, seluruh camat bisa bekerja sama. Untuk melakukan atau memberikan informasi kepada BNN nanti," katanya.

Masyarakat termasuk lingkungan RT/RW diminta tak ragu memberikan informasi ke petugas jika ada hal yang mencurigakan.

"Bisa menginformasikan kepada BNN, BNNP DIY atau BNNK setempat, ada juga BNNK di Kota Yogyakarta, BNNK di Bantul maupun BNNK di Sleman," pungkasnya.

Antisipasi Peredaran Narkotika di Tahun Baru

Momen pergantian tahun juga diantisipasi BNNP DIY dengan memperketat pengawasan. Razia digelar di bandara, stasiun, hingga terminal.

Dua pekan lalu, BNNP DIY berhasil mencegah 12 paket sabu masuk ke DIY. Tersangka yang berperan sebagai pengedar juga ditangkap.

"Bisa kita mengantisipasi barang-barang yang masuk ke wilayah DIY. Ada 12 paket sabu-sabu yang kita amankan. Kita lakukan penangkapan terhadap tersangkanya," ujarnya.