BNPB: Getaran Gempa 6,2 M di Majene Terasa hingga 7 detik

BNPB memberikan kabar terbaru seputar gempa berkekuatan 6,2 magnitudo yang mengguncang Majene, Sulawesi Barat. Gempa terjadi pada Jumat (15/1) dini hari sekitar pukul 01.28 WIB.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan, berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Majene, getaran gempa cukup kuat terasa selama 5 hingga 7 detik.
"Gempa yang berpusat 6 Km timur laut Majene, Sulawesi Barat membuat para warga panik. Kepanikan membuat mereka keluar rumah. Laporan yang diterima Pusat Pengendali Operasi BNPB pada dini hari tadi menyebutkan masyarakat masih berada di luar rumah mengantisipasi gempa susulan," kata Raditya dalam keterangannya.
Raditya Jati menambahkan, getaran gempa juga dirasakan warga Kabupaten Polewali Mandar. BPBD setempat menginformasikan gempa dirasakan warga cukup kuat sekitar 5 hingga 7 detik dan memicu kepanikan.
"Berdasarkan analisis peta guncangan BMKG yang diukur dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, gempa M 6,2 ini memicu kekuatan guncangan IV - V MMI di Majene, III MMI di Palu, Sulawesi Tengah dan II MMI di Makasar, Sulawesi Selatan," tutur dia.
"Deskripsi BMKG pada skala V MMI menunjukkan getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng," tambah dia.
Meski begitu, Raditya mengatakan hingga saat ini BNPB belum menerima informasi terkait dampak gempa tersebut.
"BNPB masih memantau dan berkoordinasi dengan beberapa BPBD yang terdampak guncangan gempa," tutur Raditya.
Namun berdasarkan foto yang beredar, tampak sejumlah bangunan di sekitar Mamuju mengalami kerusakan parah akibat gempa. Salah satunya kantor Gubernur Sulbar.
Berdasarkan foto dan video yang dibagian oleh salah seorang warga, bangunan kantor Gubernur Sulbar terlihat rusak parah. Beberapa warga di lokasi terlihat berkumpul di sana.
Selain kantor gubernur, Rumah Sakit Mitra Manakarra juga mengalami kerusakan. Namun, hingga saat ini belum diketahui berapa jumlah bangunan di Sulbar yang rusak akibat gempa.
