Bocah 14 Tahun di Yogya Curi Rp 200 Ribu dari Kotak Infak, Takmir Masjid Maafkan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kotak amal di Masjiq Istiqlal Jakarta. Foto: Helmi Afandi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kotak amal di Masjiq Istiqlal Jakarta. Foto: Helmi Afandi/kumparan

Seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun ketahuan mencuri uang di kotak infak Masjid Cokrokusuman, Cokrodiningratan, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta pada Selasa (15/9).

Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani HS, menjelaskan kejadian ini bermula dari jemaah putri yang mendapati kotak infak tidak ada pada tempatnya di hari sebelumnya.

"Selanjutnya jemaah masjid mencari dan menemukan kotak infak berada di bawah tangga lantai dua masjid dalam kondisi rusak dan uang di dalam kotak infak tidak ada atau hilang," kata Dani dikonfirmasi, Rabu (16/9).

Jemaah lalu mengecek CCTV dan mendapati seseorang mengambil uang di kotak infak. Warga lainnya melihat seseorang dengan ciri-ciri seperti pelaku duduk di Jalan AM Sangaji Yogyakarta.

"Selanjutnya terduga pelaku dibawa ke Masjid Cokrokusuman dan pelaku mengakui telah mengambil uang Infak dengan jumlah Rp 200 ribu," katanya.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Jetis. Di sana dilakukan mediasi bersama takmir Masjid, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

"Disepakati bahwa pihak masjid atau takmir masjid maafkan pelaku dengan alasan kemanusiaan," katanya.

"Terduga pelaku sejak kecil tidak mengetahui keberadaan orangtuanya dan selama ini tinggal bersama neneknya dan neneknya sudah meninggal dunia," jelasnya.

Selanjutnya bocah tersebut oleh pihak kepolisian diserahkan ke dinas sosial.